Breaking News

PPDB SMA di Jabar

SMPN 2 Bandung Jadi Alamat KK untuk Mendaftar PPDB SMA Favorit, Ini Penjelasan Ketua RT

Ada temuan kartu keluarga (KK) sebagai keterangan mendaftar ke SMA negeri di Kota Bandung, beralamat di kantin SMPN 2 Bandung. Ini kata ketua RT

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Syarif Pulloh Anwari
Kantin SMP yang menjadi alamat kartu keluarga untuk mendapaftar SMA favorit di Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ada temuan kartu keluarga (KK) sebagai keterangan mendaftar ke SMA negeri di Kota Bandung, beralamat di kantin SMPN 2 Bandung.

Temuan itu dikatakan oleh Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI), Iwan Hermawan.

Dia mengatakan, indikasi penyalahgunaan KK tersebut beralamat di Jalan Sumatra No 42 Kota Bandung yang merupakan alamat SMP 2 Bandung.

Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id, di alamat tersebut yang merupakan kantin SMPN 2 Bandung, kantin terlihat sepi.

Di tempat itu hanya terdapat meja dan kursi panjang berjejer rapi.

Etalase tempat jualan pun ditutup dengan menggunakan kain.

Jual Beli Kursi hingga Manipulasi KK pada PPDB 2019, Laporannya Sudah Diterima Ombudsman

Pihak sekolah yang menemui Tribunjabar.id tak banyak memberikan keterangan. Dia hanya meminta untuk menghubungi humas SMPN 2 Bandung.

Namun pejabat humas SMPN 2 Bandung sedang tidak berada di tempat.

Keterangan alamat kantin yang menjadi KK untuk mendaftar PPDB SMA 2019 itu kemudian didapat dari Ketua RT setempat bernama Alpip.

Dia menuturkan bahwa terdapat rumah tinggal di SMP 2 Bandung yang beralamat di Jalan Sumatra No 42.

Rumah itu ditinggali oleh penjaga sekolah.

"Itu sekolah, di sekolah itu ada rumah. Di sana tuh kan ada penjaga sekolah, ada 4 KK. Cuma sekarang yang satu orang itu keluar dulu karena direnovasi. Tapi secara administrasi kependudukan belum pindah, karena katanya dia mau masuk lagi," ujarnya.

Demi Bersekolah di SMA Favorit di Bandung, Pendaftar PPDB SMA Pakai KK Beralamat Kantin SMP

Menurutnya, rumah penjaga sekolah itu berada di belakang kantin sekolah tersebut.

Alpip mengaku setahun lalu ada dari pihak keluarga yang tinggal di wilayahnya memohon membuat Kartu Keluarga (KK) dengan penambahan anggota keluarganya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved