Pemilu 2019

Polrestabes Bandung Tangani Kabar Hoaks Petugas KPPS Meninggal Diracun, Ternyata Karena TBC

Polrestabes Bandung menangani laporan pengaduan informasi bohong terkait petugas KPPS di Kecamatan Kiaracondong, Sita Fitriati, meninggal karena dirac

Polrestabes Bandung Tangani Kabar Hoaks Petugas KPPS Meninggal Diracun, Ternyata Karena TBC
patriciaflor.com
Ilustrasi racun 

"Itu TBC sudah lama, sedang dalam berobat, dia jadi anggota KPPS. Pada saat pencoblosan, dia nge-drop, pulang jam 12 siang. Sampai kemarin dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin enggak sembuh terus meninggal dunia," kata Asep belum lama ini.

Unjuk Rasa di Gedung Sate, Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Petugas KPPS Mati Diracun

Informasi yang menyatakan bahwa Sita meninggal karena diracun tidak bisa diterima akal sehat. Pasalnya, kepastian meninggal diracun harus didukung alat bukti medis.

"Kalau benar (diracun) kami pasti bertindak, justru ini hoaks," kata Asep.

Adapun informasi yang disebar di media sosial itu yakni :

"Ditemukam zat kimia C11H16NO2PS dalam tubuh korban KPPS, efek dari Racun....VX (nama IUPAC: O-ethyl‎ S-[2- (diisopropylmino) ethyl] methyphosphonothioate) merupakan senyawa golongan organofosfat yang sangat beracun,"

Akun itu juga mengunggah dua foto. Pertama memperlihatkan adanya gambar dengan tulisan 'Misteri Kematian Petugas KPPS 2019' dan foto ke dua nampak dua orang perempuan dan salah satunya diduga sebagai petugas meninggal.‎

Putri Anggota KPPS yang Meninggal Minta Kematian Ayahnya Tak Dipolitisasi, Ditawari Jadi Polwan

Dokter Ani Hasibuan: Dari Pernyataan Soal KPPS, Disebut-sebut Dukung Prabowo, Kini Dipanggil Polisi

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved