Awalnya Takut, Sopir Taksi Online Ini Akhirnya Mau Antar Jenazah Saat Subuh, Apa Penyebabnya?

Seorang perempuan yang bekerja sebagai sopir taksi online, Yuni diminta untuk mengantarkan jenazah.

Awalnya Takut, Sopir Taksi Online Ini Akhirnya Mau Antar Jenazah Saat Subuh, Apa Penyebabnya?
Kolase Tribun Jabar/Istimewa
Apa yang menyebabkan Yuni menyanggupi membawa jenazah selama tiga jam 

Akhirnya Yuni menyanggupi permintaan Dandi.

Mengapa? Ternyata Yuni terketuk hatinya untuk menolong Dandi.

Rupanya tarif mobil ambulans dari rumah sakit ke tempat tujuan cukup mahal, yakni Rp 900 ribu.

Dapat Orderan Antar Jenazah, Yuni Sopir Taksi Online di Garut Sempat Alami Hal Tak Terduga di Jalan

Dandi merasa keberatan dengan harga segitu.

Ia tak punya cukup uang untuk mengantar jenazah memakai ambulans karena biayanya mencapai Rp 900 ribu.

Sebelum menjemput jenazah, Yuni meminta didampingi oleh suaminya, Gimin.

Jenazah tersebut akan diantar dari RSUD dr Slamet, Garut ke Kecamatan Banjarwangi.

"Sesaimpannya di rumah sakit, jenazah langsung dibawa ke dalam mobil. Jenazahnya dilentangkan di belakang mobil," cerita Yuni.

Taksi online milik Yuni yang mengantarkan jenazah dari RSUD dr Slamet Garut ke Kecamatan Banjarwangi.
Taksi online milik Yuni yang mengantarkan jenazah dari RSUD dr Slamet Garut ke Kecamatan Banjarwangi. (Istimewa)

Berdasarkan aplikasi pemesanan, tarif dari Garut menuju Banjarwangi sebesar Rp 230 ribu.

Namun, keluarga dan Yuni sepakat dengan tarif Rp 400 ribu.

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved