Cerpen Toni Lesmana

Lakon Borok

SEBUAH pertigaan tengah kota. Trotoar di depan gedung kesenian yang mau ambruk. Bergelimpangan tubuh-tubuh budug tanpa selimut.

Editor: Hermawan Aksan
Ilustrasi Lakon Borok 

"Enak saja! Tak ada yang gratis dalam hidup ini! Pergi." Sarah mengacungkan pecut. Orang itu pergi sempoyongan sambil menirukan bacaan shalat yang terdengar dari pengeras suara masjid agung.

Seseorang berkopiah berjalan tergesa. Berhenti, sejenak. Melempar uang ke dalam mangkuk kosong. Berlari ke arah masjid. Borok ngorok. Sarah menguap sambil mengusap air mata. Bulan nanah masih terbahak di atas runcing kubah. Celurit angin masih mengiris.

***

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved