Pemilu 2019

Perusahaan Tak Liburkan Pekerja Saat Pemilu 2019, Anggota DPR RI: Bisa Dipidana!

Anggota DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, menyangkan masih adanya perusahaan di Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, yang tidak meliburkan pekerja

Perusahaan Tak Liburkan Pekerja Saat Pemilu 2019, Anggota DPR RI: Bisa Dipidana!
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Beberapa perusahaan tidak meliburkan pekerjanya saat Pemilu 2019, Rabu (11/4/2019) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, menyangkan masih adanya perusahaan di Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, yang tidak meliburkan pekerja pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Menurut Cucu, perusahaan tersebut telah membangkang kepada negara, karena tidak memberikan ruang kepada pekerja untuk menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019.

"Mereka yang masih memperkerjakan buruh ini, pabriknya di mana? Di Indonesia atau negara luar ? kenapa mengabaikan aturan negara?" kata Cucun di Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Rabu (17/4/2019).

Ke TPS, OC Kaligis Bawa Buku Berbahasa Jerman, Tulis 9 Buku Selama di Lapas Sukamiskin

Pantau Pemilu 2019 di Lapas Sukamiskin, Yana Mulyana Berharap Pemilu Lancar dan Damai

Cucun mengatakan, kalau ia belum lama ini memantau salah satu kawasan industri di Kecamatan Solokanjeruk. Dari 43 perusahaan, katanya, salah satunya tetap beroperasi pada saat Pemilu 2019.

Ia mengatakan, pihaknya menyayangkan kepada pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta aparat berwenang, karena tidak berhasil menjegal pihak perusahan yang melarang pekerjanya untuk libur dan mencoblos saat Pemilu 2019.

"Siapapun yang menjegal seseorang untuk berpartisipasi harus diproses pidana," katanya.

Sejumlah pekerja di kawasan industri yang berada di Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, tetap bekerja pada hari pencoblosan pemilu presiden serta legislatif.

Dari pantauan Tribun Jabar, sejumlah pekerja yang sebagian besar adalah kaum perempuan ini, merupakan sejumlah pekerja di industri tekstil dan mulai berdatangan untuk bekerja sejak pukul 13.00 WIB.

Seorang pekerja, Yanti (33), mengatakan kalau ia bekerja hari ini pukul 14.00 WIB hingga 22.00.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved