Mayat Nenek 49 Tahun Ditemukan di Bebatuan Sungai Setelah Terpeleset dan Terseret 400 Meter

"Diduga korban jatuh terpeleset dan terbawa arus aliran sungai. Diduga korban terjatuh ketika hendak membuang sampah di aliran sungai sekitar rumah ko

Mayat Nenek 49 Tahun Ditemukan di Bebatuan Sungai Setelah Terpeleset dan Terseret 400 Meter
Istimewa
Sesosok mayat perempuan tersangkut di bebatuan Sungai Cigadong RT/01/18 Kampung Legok Kondang, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat (15/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.ID, RANCABALI - Warga Rancabali digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan tersangkut di bebatuan Sungai Cigadong RT/01/18 Kampung Legok Kondang, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat (15/3/2019).

Menurut Kapolsek Ciwidey, AKP Ivan Taufiq, mayat perempuan tersebut bernama Rohimah (49), seorang ibu rumah tangga warga RT 02/18, Kampung Legok Kondang, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Iman (37), sekitar pukul 07.00 WIB.

Saat itu Iman hendak bekerja ke kebun dan melihat korban sedang tersangkut di bebatuan Sungai Cigadok dengan kondisi sudah meninggal dunia.

"Diduga korban jatuh terpeleset dan terbawa arus aliran sungai. Diduga korban terjatuh ketika hendak membuang sampah di aliran sungai sekitar rumah korban," ujarnya melalui pesan singkat.

Wali Kota Cimahi Ajak Masyarakat Rutin Melakukan Periksa Telinga Karena Alasan Ini

Serangan Teroris di Masjid Selandia Baru, Seorang Seniman Asal Padang Jadi Korban

Hal itu terlihat dari semak-semak di aliran sungai terdapat bekas jatuhnya badan korban serta terdapat sendal diduga milik korban yang tersangkut di semak-semak tersebut.

Lalu korban diduga terbawa arus sungai sepanjang 400 meter, dengan lebar sungai tiga meter, dan kedalaman 80 sentimeter.

"Pada saat ditemukan, korban menggunakan pakaian daster motif bunga berwarna ungu. Serta celana leging berwarna coklat dan kerudung berwarna coklat," ujarnya.

Saat mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara.

Pihak Polrek juga langsung menghubungi Tim Inafis Polres Bandung untuk mengidentifikasi korban.

"Mencari keterangan saksi-saksi. Lalu melakukan evakuasi jenazah korban dari aliran sungai dan membawa jenazah korban ke rumah keluarga. Serta melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban," ujarnya.

Menurutnya, dari hasil olah TKP, keterangan sejumlah saksi dan pemeriksaan terhadap jenazah korban, diketahui bahwa kematian korban diduga akibat terpeleset dan terjatuh ke aliran sungai hingga terbawa arus aliran sungai.

"Tidak terdapat luka-luka pada tubuh korban dan berdasarkan anak korban, korban mempunyai penyakit darah tinggi dan sakit pada lutut kaki," katanya.

Oleh karena itu atas peristiwa kematian korban tersebut, pihak keluarga korban menolak otopsi terhadap jenazah. Pihak keluarga menerima kematian korban sebagai suatu kecelakaan dan musibah.

Di Kabupaten Bandung 17.440 Lembar Surat Suara Rusak, 5.403 Lembar untuk DPR RI

Kata LAPAN RI Soal Fenomena Badai Matahari: Tenang, Semua Aman Berdasar Asesmen

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved