Jembatan Penghubung Antarkecamatan Putus, Warga Desa Karangsambung Harus Memutar

Maka dari itu, warga meminta agar pemerintah dapat segera melaksanakan penuntasan pembangunan.

Jembatan Penghubung Antarkecamatan Putus, Warga Desa Karangsambung Harus Memutar
siti masithoh/tribun jabar
Kondisi jembatan putus di Desa Karangsambung, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah warga Desa Karangsambung, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon mengeluhkan akses jembatan yang rusak.

Jembatan itu panjangnya 43 meter dan lebar 6 meter dan putus sejak Oktober 2017.

Jembatan tesebut penghubung ke Kecamatan Kaliwedi dan Kecamatan Susukan.

"Jembatan ini tadinya doyong, tapi lama kelamaan kena hujan jadi putus," ujar Basuni Husen (60), warga Desa Karangsambung, saat ditemui di Desa Karangsambung, Rabu (16/5/2018).

Maka dari itu, warga meminta agar pemerintah dapat segera melaksanakan penuntasan pembangunan.

Selama ini, sejak jembatan putus, warga harus memutar lima desa untuk beraktivitas ke luar desa.

Baca: Ternyata Begini Cara Para Bomber Mendoktrin Keluarganya Hingga Mau Mengebom

Baca: Bagi Warga Tasik yang Akan Gelar Sahur On The Road, Ini yang Harus Dilakukan

"Kalaupun ini jembatan dapat dilalui pejalan kaki, itu harus maksa. Anak sekolah juga jadinya terhambat," kata Basuni Husen.

Sementara itu, pemerintah Desa Karangsambung mengapresiasi keinginan warganya agar pemerintah dapat mempercepat pembangunan jembatan.

"Bisa dibilang itu jembatan satu-satunya penghubung yang nyaman dan strategis," ujar Pjs Kepala Desa Karangsambung, Adys Yanuar, Rabu (16/5/2018).

Lanjut kata Adys, selama ini pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Cirebon dan dari dinas juga ikut mengapresiasi.(*)


Penulis: Siti Masithoh
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help