TOPIK
Polemik Transportasi Online
-
Budi Karya Sumadi menyampaikan keputusan tersebut dikarenakan jumlah taksi online sudah terlalu banyak, Jabodetabek sudah mencapai 175 ribu.
-
Jadi itu pelat nomor khusus untuk kendaraan roda empat yang digunakan untuk transportasi online yang
-
Hal itu dikatakan Kadishub Kabupaten Purwakarta, Saripudin saat berada di gedung DPRD Purwakarta,
-
Mereka mempertanyakan legalitas aksi dan ojek online yang belum adanya badan hukum hingga uji KIR.
-
SEORANG pria yang mengenakan topi dan kemeja biru tengah memegang pengeras suara berbicara dihadapan sekira puluhan orang...
-
Pengguna kendaraan bahkan melewati bahu kanan jalan untuk menghindari lalu lintas yang tersendat.
-
"Kami adalah penyumbang besar PAD," kata Yudi kepada Tribun Jabar di Kabupaten Garut, Minggu (5/2/2018).
-
OPERASI yang digelar sekira pukul 14.00 WIB tersebut berkaitan dengan Permenhub RI No 108 tahun 2017 tentang...
-
"Ini sudah mendekati sempurna karena sudah berkeadilan agar Indonesia khususnya Jabar kondusif dengan adanya aturan pemerintah,".
-
"Ketika angkutan online sudah dilarang, konsekuensinya para sopir angkutan ya harus tertib," ujar Suherman.
-
Pasalnya, untuk bisa menggunakan jasa angkutan online, ia tak perlu bersusah payah menunggu di jalan.
-
"Angkutan online ini mengganggu kententraman kami," kata Wakil Organda Kabupaten Garut, Muhamad Sarip.
-
Kuota transportasi online di Jawa Barat dibatasi hanya berjumlah 7.709 buah, menurut Kepala Dishub Jabar dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
-
Para peserta aksi menolak pemberlakuan kuota, uji kir, dan pencantuman tanda khusus di kendaraan mereka.
-
Pengusaha dapat menggunakan aplikasi e-commerce sebagai alat untuk menjual produknya.
-
"Tadi sudah disepakati jika ada aksi sweeping itu kita serahkan pada penegak hukum kepolisian," tuturnya.
-
Para sopir angkutan kota dan taksi konvensional mengehendaki kuota yang diberikan kepada taksi berbasis online bisa ditekan
-
Menurut keterangan polisi, terdapat sembilan orang yang menjadi korban sweeping sekelompok ojek online tersebut.
-
"Pihak ojek online sudah bertanggung jawab penuh atas kejadian ini," ujar Deni Setiawan
-
Informasi tersebut tersebar di media sosial dan menyulut kekesalan kelompok ojek online yang membuat terjadinya kejadian tadi malam.
-
Kapolres Sumedang tersebut menjelaskan, ada hoax mengenai informasi adanya oknum pengemudi ojek online yang dipukuli pengemudi ojek pangkalan.
-
Hari ini, Selasa (28/11/2017), tampak petugas kepolisian berjaga di banyak titik di sepanjang jalan Jatinangor.
-
Rupanya, aksi dorong motor yang dilakukan para tukang ojek konvensional tersebut memiliki tujuan sendiri.
-
Ratusan tukang ojek konvensional atau ojek pangkalan melakukan aksi dorong motor sebagai penolakan terhadap kehadiran ojek online.
-
Kendaraan yang melaju menuju arah Sumedang tersendat akibat ada unjuk rasa yang dilakukan ribuan ojek pangkalan.
-
Identifikasi ini bisa menimbulkan salah paham, karena banyak masyarakat sipil menjemput teman atau keluarga dan membawa dua helm.
-
"Paling bahaya itu Bandung Timur, daerah Jatinangor ke sana (ke timur)," ujar Syafrizal, seorang driver ojek online.
-
Satu di antaranya adalah status STNK kendaraan yang dijadikan transportasi online.
-
Asosiasi Driver Online (ADO) menolak pemberlakuan pembatasan rute untuk driver transportasi online.
-
Karena pentingnya keberadaan koperasi, ADO juga berencana membuat koperasi untuk menaungi kebutuhan driver transportasi online.