TOPIK
Bocah SD Tewas Dikeroyok Kakak Kelas
-
"Fakta dan bukti baru serta saksi akan kami paparkan dan serahkan. Namun tentunya setelah berdiskusi dan atas persetujuan keluarga korban"
-
Dua dokter memberikan keterangan berbeda berkenaan dugaan kekerasan di sekolah yang mengakibatkan MHD (9) murid SD meninggal pada 20 Mei 2023.
-
Tidak cukupnya alat bukti berdarkan hasil penyelidikan, maka Ari pun mencabut surat perintah penyelidikan dan perkaranya dihentikan.
-
Kasus dugaan penganiayaan bocah SD berinisial MHD (9) di Kecamatan Sukaraja 20 Mei lalu masih belum selesai.
-
Dokter Forensik RSUD Syamsudin SH mengambil 10 sampel saat autopsi jenazah MHD (9), yang meninggal diduga dikeroyok.
-
berdasarkan keterangan dari keluarga, meninggalnya MDH terdapat kejanggalan sehingga keluarganya memutuskan perlu dilakukan ekshumasi jenazah.
-
Selain dari otopsi, pihaknya juga sudah memeriksa 20 saksi dari pihak Puskesmas, rumah sakit, pihak guru, dan teman-temannya MHD.
-
MHD menunggal dunia pada 20 Mei 2023, akibat kritis diduga mendapat penganiayaan oleh saat berlangsunganya pembelajaran,
-
Kepolisian Polres Sukabumi Kota belum bisa menjelaskan kepada publik hasil visum meninggalnya MHD (9) bocah SD meninggal dunia diduga dikeroyok.
-
Pemeriksaan saksi-saksi meninggalnya MHD (9) bocah SD di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, kembali bertambah.
-
Polisi memeriksa dokter rumah sakit yang melakukan penanganan terhadap MHD (9) murid SD yang meninggal dunia diduga dikeroyok kakak kelasnya.
-
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan polisi terkait kasus meninggalnya bocah SD.
-
Kepolisian Resort Sukabumi Kota Sukabumi kembali melakukan pemeriksaan saksi untuk mengungkap meninggalnya MDH (9), Senin (22/05/2023).
-
Iyos mengaku peristiwa ini menjadi catatan Pemerintah Daerah untuk terus melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah.
-
Pelaku bisa dipidana dengan menggunakan Undang-undang Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak (SPPA)
-
Istri Bupati Sukabumi, Yani Jatnika Marwan, mengaku geram atas adanya dugaan bocah SD meninggal diduga dikeroyok kakak kelasnya.
-
Satreskrim Polres Sukabumi Kota memeriksa pihak sekolah untuk mengungkap meninggalnya MDH (9), murid SD di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
-
Sementara saat ini terkait dengan penyelidikan kasusnya, telah memeriksa saksi-saksi.
-
Polres Sukabumi Kota turun tangan menangani kasus meninggalnya MHD (9), bocah kelas 2 SD yang meninggal dunia diduga dianiaya kakak kelas
-
Bocah berusia 9 tahun berinisial MHD itu meninggal setelah beberapa hari mendapatkan perawatan.
-
MHD (9) baru 4 bulan pindah ke sekolah tempat dirinya dianiaya. MHD dianiaya di sekolah dua hari berturut-turut di oleh empat bocah
-
Pilunya, MHD dikeroyok oleh kakak kelasnya saat belangsungnya pembelajaran di sekolah pada Senin (15/05/2023) kemarin.
-
Rupanya, sebelum meninggal dunia, saat kritis, korban sempat menyebut nama salah seorang yang diduga pelaku pemukulan.
-
Kakek korban, MY (52), mengatakan, nama salah satu terduga pelaku berinisial AZ itu disebutkan saat suaranya akan menghilang.
-
Hasil visum korban mengalami luka pecah pembuluh darah, dada retak, dan tulang punggung retak
-
Polisi akan segera meminta keterangan keluarga korban dan pihak sekolah untuk mengungkap kejadian sebernarnya dialami korban hingga meninggal dunia
-
Korban diketahui berinisial MHD (9) dikeroyok oleh kakak kelasnya saat belangsungnya pembelajaran di sekola