Dandim Sumedang Bongkar Cara Bedakan TNI Asli & Gadungan, Jangan Sampai Tertipu seperti di Sumedang
Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto membagikan tips kepada masyarakat untuk membedakan anggota TNI asli dengan gadungan
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, menegaskan pelaku penipuan pedagang telur adalah TNI gadungan.
- Cara mengenali TNI gadungan bisa dilihat dari seragam yang tidak sesuai ketentuan resmi.
- Pelaku biasanya berusaha meyakinkan korban dengan ucapan bahwa dirinya anggota TNI.
- Kasus ini menimpa pedagang telur yang kehilangan 250 kg telur senilai Rp7,29 juta setelah pelaku berpura-pura membeli.
- Kodim berkoordinasi dengan kepolisian, kasus sedang diselidiki.
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto, membagikan tips kepada masyarakat untuk membedakan anggota TNI asli dengan gadungan menyusul kasus penipuan yang menimpa seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan.
Kusuma memastikan, pelaku yang mengaku sebagai anggota TNI dalam kasus tersebut merupakan oknum gadungan.
“Saya sampaikan, pelaku adalah TNI gadungan,” ujarnya saat ditemui Tribun Jabar.id, di Markas Kodim 0610/Sumedang, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, salah satu cara mengenali pelaku yang menyamar adalah dari cara berpakaian. Ia menilai, seragam yang dikenakan kerap tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Baca juga: Viral Pria Berseragam TNI Diduga Curi Telur 250 Kg di Sumedang, Ini Kronologinya
“Kalau diperhatikan, kadang cara berpakaian tidak sesuai dengan ketentuan yang biasa digunakan TNI,” katanya.
Di samping itu, TNI gadungan selalu memastikan dengan ucapannya kepada calon korban bahwa dia adalah benar-benar TNI. Padahal jelas bukan.
"Terlihat pada saat berkomunikasi dengan korban, pelaku ini berusaha meyakinkan bahwa dia adalah TNI," katanya.
Kasus ini mencuat setelah seorang pedagang telur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan. Sekitar 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta dilaporkan raib setelah pelaku berpura-pura membeli dalam jumlah besar dan berjanji akan membayar setelah barang dikirim ke Kecamatan Pamulihan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Untuk meyakinkan korban, pelaku datang mengenakan seragam mirip TNI dan mengaku sebagai personel Kodam III/Siliwangi.
Pasca kejadian, pihak Kodim telah berkoordinasi dengan kepolisian dan meminta korban segera membuat laporan ke Polsek setempat. Saat ini, kasus tersebut tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Baca juga: Pedagang Telur di Pamulihan Sumedang Tertipu Pria Berseragam TNI, 250 Kg Telur Raib
Kusuma menyebut, kasus ini menjadi yang pertama dengan modus penipuan berkedok anggota TNI di wilayah Sumedang.
TNI gadungan
Kusuma Ardianto
Kodim 0610/Sumedang
TNI Angkatan Darat
penipuan
Kabupaten Sumedang
telur
| Calon Pengantin di Majalaya Bandung Ungkap Kronologi Dugaan Penipuan WO yang Rugikan Ratusan Korban |
|
|---|
| Skandal WO Bodong di Majalaya Gasak Rp 2,4 Miliar, Ini Alasan Polda Jabar Belum Terbitkan LP |
|
|---|
| Profil Astria Dita Oktavia, Pastry Chef Asal Jakarta Tambatan Hati Wabup Sumedang Fajar Aldila |
|
|---|
| Mau Dibantu Dedi Mulyadi Bayar Pajak Motor, Pria di Sumedang Malah Tertangkap Maling Sepeda Motor |
|
|---|
| Kebakaran Truk Tangki Bermuatan 24 Ribu Solar dan Pertalite di Tol Cisumdawu Masih Didalami Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dandim-0610Sumedang-Letkol-Arh-Kusuma-Ardianto.jpg)