Minggu, 19 April 2026

Pedagang Telur di Pamulihan Sumedang Tertipu Pria Berseragam TNI, 250 Kg Telur Raib

Pedagang di Sumedang menjadi korban penipuan oleh pria berpakaian mirip seragam TNI yang membawa kabur 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta.

Istimewa
Seorang pria yang mengenakan pakaian mirip seragam TNI diduga melakukan penipuan terhadap seorang pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (akun X @papua_muslim95) 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pedagang di Sumedang menjadi korban penipuan oleh pria berpakaian mirip seragam TNI yang membawa kabur 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta. 
  • Pelaku mengelabui korban dengan modus pembayaran transfer dan meminta korban menemui istrinya di Bank BRI, namun ternyata fiktif. 
  • Saat ini, Polsek Pamulihan tengah menyelidiki kasus tersebut setelah korban melaporkan penggunaan mobil berplat nomor palsu oleh pelaku.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seorang pedagang telur di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang mengenakan pakaian mirip seragam TNI. Akibat kejadian tersebut, sekitar 250 kilogram telur senilai Rp7,29 juta dilaporkan raib.

Informasi kejadian ini mencuat dari unggahan akun X @papua_muslim95 yang menceritakan kronologi penipuan tersebut.

Dalam unggahan itu disebutkan, pelaku datang dengan modus membeli telur dalam jumlah besar dan berjanji akan melakukan pembayaran setelah barang sampai di Kecamatan Pamulihan.

“Hati-hati terhadap orang ini, kronologinya datang dengan modus membeli telur kepada adik saya sebanyak kurang lebih 250 kg dengan total Rp7.290.000, dan pembayaran akan ditransfer setelah barang datang di Kecamatan Pamulihan,” tulis akun tersebut.

Barang kemudian diantar sesuai kesepakatan. Namun sesampainya di lokasi, pelaku justru kembali memindahkan telur ke dalam mobil pribadinya, yakni sebuah Honda CR-V berwarna putih dengan nomor polisi yang diduga palsu.

“Begitu datang di kecamatan disambut karena kesirep dengan pangkat yang dikenakan dipakaiannya. Anehnya telur dibawa dimasukkannya lagi ke dalam mobil putih Honda CR-V seperti yang ada di foto, mobilnya pun pakai nopol bodong,” lanjutnya.

Pelaku juga sempat mengelabui pegawai kecamatan dengan alasan akan menggelar bazar sembako. Setelah itu, korban diminta menuju Bank BRI Unit Cimanggung untuk menemui seseorang yang disebut sebagai istri pelaku.

“Setelah barang sampai, malah meminta adik saya pergi ke Bank BRI Cimanggung dengan dibarengi pegawai kecamatan, bilangnya suruh menemui Bu Ida istrinya yang kerja di Bank BRI Unit Cimanggung, lalu setibanya di bank ditanyakan tidak ada nama Bu Ida,” tulisnya.

Kapolsek Pamulihan, Iptu Tri Sunu Suparjianto, membenarkan adanya kejadian penipuan tersebut di wilayah hukumnya.

“Benar di Pamulihan, kejadinya pada Selasa (14/4/2026) pukul 12.00 WIB, ” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026) petang.

Ia memastikan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

“Korban sudah melapor, kasus ini masih diselidiki,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved