Hari Lupus Sedunia
Penyakit Lupus: Hadir Tak Terlihat, Merenggut Tak Terduga
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lazim disebut Lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronis
Ringkasan Berita:
- Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lazim disebut Lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronis
- Secara global, diperkirakan lebih dari 3,4 juta orang hidup dengan lupus, dengan sekitar 400.000 kasus baru terdiagnosis setiap tahun
- Kelompok dukungan sesama odapus, komunitas online yang berbasis informasi medis yang sahih, serta keterlibatan keluarga yang positif terbukti meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup
Oleh: dr. Rachmat Gunadi Wachjudi, Sp.PD-KR
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi
Ketua IRA Cabang Bandung | Anggota PAPDI Jawa Barat
BAYANGKAN seorang perempuan muda berusia dua puluh tiga tahun. Ia mahasiswi semester akhir, bersemangat menyelesaikan skripsinya.
Tapi sejak berbulan-bulan lalu, ia selalu merasa kelelahan luar biasa tubuhnya nyeri tak jelas, rambutnya rontok, dan wajahnya kemerahan seperti bekas tamparan.
Ia sudah ke tiga klinik berbeda, mendapat tiga diagnosis berbeda: alergi, anemia, stres. Tak ada yang menyebut nama itu: Lupus.
Kisah ini bukan fiksi.
Ia berulang setiap hari, di Bandung, Jakarta, Surabaya, dan di pelosok negeri, dan setiap penundaan diagnosis berarti satu organ lagi yang diam-diam terluka tanpa terlihat, tanpa terdengar.
Lupus bukan sekadar penyakit kulit, bukan alergi biasa, bukan pula sesuatu yang bisa disembuhkan dengan suplemen atau ramuan dari sumber yang tidak jelas.
Lupus adalah perang saudara dalam tubuh sendiri dan ia menuntut penanganan yang serius, tepat, dan berkelanjutan.
Apa Sesungguhnya Lupus Itu?
Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lazim disebut Lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronis.
Kata "autoimun" bermakna bahwa sistem kekebalan tubuh, yang seharusnya menjadi penjaga garis pertahanan kita, justru berbalik menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri.
Tidak ada organ yang imun: sendi, kulit, ginjal, jantung, paru, otak, hingga sel darah semuanya bisa menjadi sasaran.
Nama "Lupus" berasal dari bahasa Latin yang berarti serigala, karena ruam kemerahan berbentuk kupu-kupu yang melintas dari pipi ke hidung sebuah tanda khas yang menyerupai gigitan menjadi penanda klinis yang paling dikenal.
Namun kenyataannya, wajah lupus jauh lebih banyak ragamnya: ia bisa menyamar sebagai radang sendi biasa, infeksi berulang, gangguan darah, bahkan kejang dan gangguan jiwa.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatol
Rachmat Gunadi Wachjudi
Hari Lupus Sedunia
lupus
Kota Bandung
| Peringati Bulan Peduli Autoimun, MCF Gelar Jazz Night untuk Para Penyintas di Bandung |
|
|---|
| Muncul Ruam di Wajah Mirip Kupu-kupu? Yuk, Kenali Gejala Penyakit Lupus Sejak Dini |
|
|---|
| Hidup Berdampingan dengan Autoimun, Kenali Penyakit dan Kontrol Gaya Hidup untuk Kendalikan Gejala |
|
|---|
| Sosok Irna Gustiawati Jurnalis Senior Istri Dandy Laksono Meninggal , 21 Tahun Berkarier di Media |
|
|---|
| Shena Malsiana Dikabarkan Sempat Didiagnosa Mengidap Penyakit Lupus dan Gagal Ginjal Kronis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kata-kata-bijak-ucapan-selamat-hari-lupus-sedunia.jpg)