JPPI Sebut Pergantian Pimpinan BGN Tak Cukup Benahi Persoalan Program MBG
JPPI menilai pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang membelit program MBG.
Penulis: Nappisah | Editor: Kemal Setia Permana
“Pemerintah juga diminta membuka tata kelola pengadaan dan distribusi anggaran BGN secara transparan kepada publik serta memperkuat sistem pencegahan korupsi,” katanya.
Di sisi lain, JPPI mendorong koreksi kebijakan anggaran agar porsi anggaran fungsi pendidikan dan kesehatan tidak tergerus oleh pembiayaan program MBG.
"Selama pemerintah hanya fokus mengganti orang tanpa berani mengevaluasi ulang desain anggaran, transparansi institusi, dan dampak penggusuran anggaran sektor publik lain, maka BGN hanya akan menjadi pelataran baru bagi skandal-skandal berikutnya," ujar Ubaid. (*)
| Kepala BGN Diganti, Operasional SPPG di Pangandaran Tak Berubah, 55 Unit Tetap Berjalan |
|
|---|
| Polisi Selidiki Jaringan Pengedar Obat Terlarang yang Seret Oknum Petugas Dapur MBG di Sumedang |
|
|---|
| Relawan Dapur MBG di Jatinangor Sumedang Nyambi Transaksi Obat Terlarang, Beraksi Dekat Gedung SPPG |
|
|---|
| Badan Gizi Nasional Fokus Validasi Penerima MBG, Data Bisa Diakses Langsung oleh Publik |
|
|---|
| Setelah Puluhandi Ciamis, Giliran Belasan SPPG di Sikabumi Ditutup Akibat Masalah IPAL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/mbg-sppg-bgn-haaa.jpg)