Kamis, 23 April 2026

Wawancara Eksklusif

WAWANCARA KHUSUS, Dubes Kanada Jess Dutton Takjub Orang Bandung Berburu Takjil

Duta besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, berkunjung ke Studio Tribun Jabar dan mengikuti wawancara ekslusif, Jumat (13/3/2026)

|
Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
BERKUNJUNG KE TRIBUN JABAR- Duta besar Kanada untuk Indonesia, Jess Duton (kanan), berkunjung ke Studio Tribun Jabar dan mengikuti wawancara ekslusif, Jumat (13/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dubes Kanada Jess Duton, berkunjung ke Studio Tribun Jabar, Jumat (13/3/2026)
  • Duton berada di Bandung dalam rangka “Embassy Goes to Bandung" sekaligus memantau proses peningkatan gizi dan kesehatan para pelajar lewat program yang diinisiasi Nutrition International, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Ottawa, Kanada
  • Disela kegiatanyna, Jess sempat bertemu Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, para pakar di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), sejumlah pengusaha swasta

TRIBUNJABAR.ID - Duta besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, berkunjung ke Studio Tribun Jabar, Jumat (13/3/2026) di tengah padatnya agenda kunjungan ke Bandung selama tiga hari terakhir. 

Jess Dutton berada di Bandung dalam rangka “Embassy Goes to Bandung" sekaligus memantau proses peningkatan gizi dan kesehatan para pelajar lewat program yang diinisiasi Nutrition International, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Ottawa, Kanada.

Disela kegiatanyna, Jess sempat bertemu Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, para pakar di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), sejumlah pengusaha swasta.

Kemudian pada Jumat 13 Maret 2026 siang, Jess berkunjung ke Studio Tribun Jabar untuk berbincang dengan Pimpinan Redaksi Tribun Jabar, Adi Sasono.

Baca juga: Kepergok Pakai Baju Teja Paku Alam, Ernando Ari Dikabarkan Berminat Merapat ke Persib

Berikut petikan wawancaranya yang disajikan dalam bentuk dialog: 

Adi Sasono: Selamat pagi, Pak Duta Besar. Apa kabar?
Jess Dutton: Baik. Anda juga baik hari ini? Terima kasih.

Adi Sasono: Panas atau bagaimana di Bandung? Bagaimana cuacanya?
Jess Dutton: Ya, orang-orang bilang Bandung itu lebih sejuk. Dan memang masih lebih sejuk, tapi bagi orang Kanada, ini masih terasa panas.

Adi Sasono: Karena di sana membeku (dingin sekali) ya?
Jess Dutton: Yah, tidak setiap saat. Hanya saat musim dingin.

Adi Sasono: Jadi, ini hari ketiga atau keempat Anda di sini?
Jess Dutton: Ini hari ketiga saya di sini, di Bandung.

Adi Sasono: Saya pikir Anda punya banyak acara, pertemuan, seminar di Bandung. Bisa Anda ceritakan?Jess Dutton: Tentu. Jadi ini adalah bagian dari inisiatif yang kami sebut "Embassy Goes to Bandung" (Kedutaan Pergi ke Bandung). Kami mengadakan banyak program kedutaan di Bandung dalam waktu yang bersamaan. Ini seperti program penjangkauan yang besar.
Setiap bagian kedutaan melakukan pertemuan mereka sendiri, dan saya bergabung di beberapa acara. Saya telah menghadiri pertemuan dengan Wakil Gubernur, memberikan kuliah umum di UNPAR, bertemu dengan banyak pelaku bisnis, melakukan wawancara media, mengunjungi Museum Asia-Afrika, dan kami mengadakan acara Iftar (buka puasa) tadi malam untuk beberapa mitra utama kami. Saya juga mengunjungi salah satu proyek kami di sekolah yang memberikan nutrisi penting bagi anak muda dan perempuan.

Adi Sasono: Apakah ini salah satu acara terbesar sejak menjabat sebagai Duta Besar?
Jess Dutton: Benar. Sekali setahun, karena Indonesia negara yang sangat besar dan staf kedutaan kami selalu bepergian ke luar Jakarta, tapi setahun sekali, sebagai satu kedutaan utuh, kami pindah kantor sementara. Kami mengunjungi kota yang berbeda. Dua tahun lalu kami ke Surabaya, tahun lalu ke Makassar, dan tahun ini ke Bandung. Bagusnya karena Bandung dekat, kami semua naik bus (Whoosh). Itu sangat menarik.

Baca juga: Dishub Indramayu Siapkan 5 Posko di Jalur Pantura untuk Mudik dan Balik Lebaran 2026

Adi Sasono: Bagaimana pengalamannya (naik Whoosh)?
Jess Dutton: Bagus sekali. Sangat cepat dan halus. Sangat menikmatinya. Kami melaju 347 km per jam. Benar-benar menakjubkan.

Adi Sasono: Saat melawat ke Bandung, berapa banyak tempat yang Anda kunjungi?
Jess Dutton: Saya mengunjungi banyak tempat. Selain pertemuan resmi dengan pemerintah, bisnis, dan mitra pembangunan, saya juga mengunjungi museum dan beberapa toko di waktu senggang. Tiga hari ini sangat sibuk, tapi saya bersyukur bisa di sini. Negeri yang menyenangkan dan indah.

Adi Sasono: Saya ingat tadi malam, jika tidak salah, Anda terkejut melihat orang-orang turun ke jalan untuk membeli makanan (takjil).
Jess Dutton: Ya, kami mengunjungi masjid pada Rabu malam untuk festival Ramadhan. Bagi saya itu pengalaman yang sangat bermakna melihat masyarakat keluar untuk merayakan Ramadhan dan berbagi Iftar bersama. Saya berjalan melewati kedai-kedai makanan lokal yang luar biasa. Atmosfernya sangat positif. Pengalaman pribadi yang sangat berkesan bagi saya berada di masjid bersama kolega dan teman saat mereka berbuka puasa.

Adi Sasono: Ya, Ramadhan dan Idul Fitri adalah acara terbesar kami sepanjang tahun, tidak peduli apa agamanya, kami merayakannya karena ada makanan, diskon belanja, dan wisata.
Jess Dutton: Tentu saja. Ini waktu yang istimewa di Indonesia karena ini tentang komunitas, keluarga, dan berbagi kembali. Meski ada aspek belanjanya, tapi pusatnya adalah persahabatan dan keluarga. Menjadi bagian dari Iftar adalah kehormatan besar bagi saya. Dan seperti Anda katakan, ini untuk semua orang, tidak peduli apa agama Anda.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved