Minggu, 12 April 2026

Keracunan MBG di Bandung Barat

Hasil Uji Lab sampel Keracunan MBG di Bandung Barat Segera Rampung

Setidaknya, butuh waktu lima hari untuk pengujian sampel yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Jabar dan KBB.

Tribun Jabar/ Gani Kurniawan
KERACUNAN MBG - Korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (25/9/2025) 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Lia N Sukandar mengatakan bahwa hasil uji laboratorium terhadap sampel keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor diperkirakan akan rampung besok, Jumat (26/9/2025). 

Setidaknya, butuh waktu lima hari untuk pengujian sampel yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Jabar dan KBB.

"Uji laboratorium saat ini saya berkoordinasi dengan Labkesmas, biasanya 5 hari, yang (dikirim) senin keluarnya Jumat, InsyaAllah. Besok," kata Lia di Kecamatan Cipongkor, Kamis (25/9/2025).

Baca juga: Keracunan MBG Ternyata Sudah 2 Kali Terjadi di Cugenang Cianjur, Makanan dari Dapur yang Sama

Lia mengungkapkan, ada 19 sampel yang dilakukan uji laboratorium dari kasus keracunan MBG di Kecamatan Cipongkor dan Cihampelas. Sampel yang diambil berupa sisa muntahan korban maupun sisa makanan MBG.

"Dari kasus Cihampelas 7 sampel, Mekar Mukti 5 sampel, dan kasus di hari Senin 7 sampel," ujarnya.

Lia menambahkan, uji laboratorium dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab keracunan seperti bakteri, virus, parasit, hingga toksin yang mengintimidasi makanan atau cairan tubuh korban.

"Yang ingin kita ketahui biasanya penyebab, adakah bakteri e coli adakah bakteri Staphylococcus, bisa macem-macem tergantung hasilnya," tandasnya.

Baca juga: Kepala SPPG di Bandung Barat Disemprot usai Keracunan MBG, Cucun Syamsurijal: Salah, Keluar SOP!

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved