Pasutri asal Kuningan Jadi Korban TPPO Dipaksa Jadi Admin Judol di Kamboja
Sebuah video memperlihatkan pasutri asal Kuningan, Jawa Barat ngaku dipaksa kerja jadi admin judi online (judol) di Kamboja viral di media sosial
Orangtua Korban Terkejut
Orangtua Dymas, Haryana dan Nunung, mengaku terkejut saat mengetahui anaknya berada di Kamboja.
Mereka mengetahui kondisi korban sekitar sepekan lalu.
“Pergi dari rumah itu kurang lebih enam bulan lalu, bilang mau jemput istrinya di Karawang. Dia juga bilang mau kerjanya ke Tangerang. Tapi kemarinan tiba-tiba bilangnya di Kamboja dan minta pulang terus,” kata Haryana.
Hingga kini, Polres Kuningan bersama pemerintah daerah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu proses pemulangan para korban ke Indonesia.
Pemerintah Indonesia dengan tegas melarang warga negara Indonesia (WNI) merantau ke Myanmar, Thailand, dan Kamboja.
Sebab, bekerja di tiga negara di Asia Tenggara itu memiliki resiko tinggi terjadinya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kasus kekerasan berujung penghilangan nyawa di negara tersebut sangat sering terjadi.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, menegaskan Indonesia belum memiliki kerja sama resmi dengan tiga negara tersebut.
Terutama dalam hal penempatan tenaga kerja.
Tanpa adanya kerja sama antarnegara, penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) menjadi ilegal dan rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
“Kita ini sama Kamboja, Myanmar, dan Thailand tidak punya kerja sama penempatan."
"Kalau tidak punya kerja sama penempatan sebenarnya tidak boleh. Dan apalagi di sana banyak warga kita kena TPPO, makanya saya berinisiatif untuk melarang itu,” tegas Abdul Kadir, Senin (14/4/2025) dilansir Kompas.com.
Peringatan ini disampaikan Abdul Kadir menyusul maraknya kasus kekerasan TKI di Kamboja.
Baca juga: Polresta Bandung Usut Jaringan yang Diduga Memperdaya Remaja untuk Jadi Scammer di Kamboja
Kematian Tragis WNI asal Bekasi di Kamboja
| Pemprov Jabar Klaim Kirab Mahkota Binokasih Tak Dibiayai APBD, Herman: Partisipasi dari Banyak Pihak |
|
|---|
| Identitas Korban Kecelakaan Maut Tol Cisumdawu Sumedang, Korban Tewas dan Luka Warga Kuningan |
|
|---|
| DPRD Jabar Siapkan Ranperda Soal LGBT dan Dampak Negatif Era Digital |
|
|---|
| Jabar Bebas Kabel Semrawut! Pemprov Targetkan Penataan Kabel Udara Mulai Beroperasi di 2026 |
|
|---|
| Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Kamis 7 Mei 2026 Se-Indonesia, Cek Pertamax |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pasutri-asal-Kuningan-Jawa-Barat-diduga-jadi-korban-TPPO-di-Kamboja.jpg)