Minggu, 19 April 2026

325 Praja IPDN Turun ke Desa, Bantu Pemutakhiran Data Kemiskinan di Sumedang

Sebanyak 325 praja IPDN diterjunkan ke Kabupaten Sumedang untuk membantu pemutakhiran data kemiskinan

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Humas Pemkab Sumedang
PROGRAM MAGANG - Sekretaris Daerah Sumedang Tuti Ruswati saat melepas325 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterjunkan ke Kabupaten Sumedang untuk membantu pemutakhiran data kemiskinan melalui Program Magang Pratama Tahun Akademik 2025–2026, di Pusat Pemerintahan Sumedang, Selasa (31/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • 325 Praja IPDN turun ke desa untuk membantu pemutakhiran data kemiskinan di Sumedang
  • Program magang ini penting untuk membentuk karakter aparatur sipil negara yang profesional

Laporan Kontributor Tribunjabar.id,  Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebanyak 325 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterjunkan ke Kabupaten Sumedang untuk membantu pemutakhiran data kemiskinan melalui Program Magang Pratama Tahun Akademik 2025–2026.

Para praja akan melakukan pendataan di Kecamatan Cisarua dan Ganeas yang mencakup 17 desa selama periode 25 Maret hingga 26 April 2026.

Sekretaris Daerah Sumedang Tuti Ruswati mengatakan, kehadiran praja IPDN diharapkan mampu meningkatkan kualitas data yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan.

“Kehadiran praja IPDN akan membantu meningkatkan kualitas data untuk mendukung pembangunan di Sumedang,” ujarnya saat membuka kegiatan, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, akurasi data menjadi kunci dalam merancang program yang tepat sasaran, termasuk dalam pelaksanaan program Desa Cantik (Cinta Statistik) dan Sumedang Bebas Sampah.

“Pembangunan di Sumedang bertumpu pada data yang akurat, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berdampak,” katanya.

Ia juga berpesan agar para praja menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

“Tumbuhkan kepekaan dan kepedulian agar bisa memberikan kontribusi positif di lapangan,” ujarnya.

Wakil Rektor I IPDN Hyronimus Rowa menilai program magang ini penting untuk membentuk karakter aparatur sipil negara yang profesional.

“Magang ini menjadi sarana meningkatkan keterampilan praktis sekaligus memahami persoalan masyarakat secara langsung,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved