Sabtu, 18 April 2026

BPBD Sumedang Ingatkan Potensi Longsor Susulan di Citengah Meski Akses Jalan Telah Terbuka

Akses jalan penghubung kawasan wisata Citengah-Cisoka di Sumedang Selatan kini kembali normal setelah material longsor dibersihkan.

BPBD Sumedang
Pembersihan akses jalan penghubung kawasan wisata Cisoka menuju Kecamatan Cibugel yang tertutup longsor di Desa Citengah, Sumedang Selatan. Kini akses telah kembali normal dan bisa dilintasi kendaraan. Material longsoran di dua titik berhasil dibersihkan setelah sempat menghambat mobilitas warga, Jumat (17/4/2026) siang. 
Ringkasan Berita:
  • Akses jalan penghubung kawasan wisata Citengah-Cisoka di Sumedang Selatan kini kembali normal setelah material longsor di dua titik berhasil dibersihkan oleh BPBD
  • Meskipun jalan sudah bisa dilintasi kendaraan, kondisi tebing di sekitar lokasi dinilai masih labil dan rawan terjadi longsor susulan saat hujan deras. 
  • Sebagai langkah pencegahan, BPBD menyarankan pemasangan rucuk bambu dan terpal serta mendorong pembangunan tembok penahan tanah di area tersebut.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Akses jalan penghubung kawasan wisata Cisoka menuju Kecamatan Cibugel yang sebelumnya tertutup longsor di Desa Citengah, Sumedang Selatan, kini telah kembali normal dan bisa dilintasi kendaraan.

Material longsoran di dua titik berhasil dibersihkan setelah sempat menghambat mobilitas warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan longsor terjadi dua kali di lokasi yang sama akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Kamis (16/4/2026) malam.

“Terjadi dua kali longsor di lokasi tersebut. Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas dan lokasi kejadian jauh dari pemukiman warga,” kata Bambang kepada Tribun Jabar.id, Jumat (17/4/2026).

Ia menyebutkan, longsor pertama terjadi sekitar pukul 00.00 WIB dan disusul longsor kedua pada pukul 02.30 WIB. Material tanah, lumpur, dan batu sempat menutup badan jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan.

“Sudah clear, sudah bisa dilintasi kendaraan, dua titik longsor di Citengah sudah beres,” katanya. 

Namun demikian, proses evakuasi sempat menghadapi kendala di lapangan, terutama karena kondisi jalan yang sempit dan material longsor yang didominasi lumpur.

“Kendalanya lumpur, kemudian ada sedikit batuan, dan lokasi jalan sempit sehingga menyebabkan mobil pengevakuasi sulit untuk ke lokasi,” jelasnya.

Meski akses telah pulih, BPBD mengingatkan bahwa kondisi tebing di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi memicu longsor susulan, terutama saat hujan turun.

“Kondisi tebing masih labil, kami sudah menyarankan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk menggerakkan gotong royong dengan masyarakat dipasang rucuk bambu, lalu dipasang terpal untuk menghindari air hujan yang dapat memicu longsor susulan,” ungkapnya.

Untuk penanganan jangka panjang, BPBD juga mendorong pembangunan tembok penahan tanah (TPT) melalui koordinasi dengan instansi terkait.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved