DPRD Jabar Minta Milangkala Tatar Sunda Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Tetep Abdulatip menyoroti pelaksanaan kegiatan Milangkala Tatar Sunda yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama hampir dua pekan
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
“Tatar Sunda ini milik bersama masyarakat Jawa Barat, bukan milik seseorang,” ujarnya.
Tetep mengaku DPRD Jabar tidak mendapat informasi ataupun komunikasi intensif terkait pelaksanaan kegiatan tersebut sejak awal perencanaan.
“Saya tidak tahu karena sebelumnya tidak ada komunikasi khusus dengan DPRD,” katanya.
Ia juga meminta transparansi terkait penggunaan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan Milangkala Tatar Sunda.
Sebab, menurutnya, klaim kegiatan tidak menggunakan APBD tetap harus diuji akuntabilitasnya, terutama apabila melibatkan aparatur pemerintah daerah.
“Kalau memang tidak menggunakan APBD, itu harus benar-benar jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya.
Tetep menegaskan penggunaan APBD untuk kegiatan budaya sebenarnya tidak menjadi persoalan selama masuk dalam perencanaan program pemerintah dan memiliki dasar hukum yang jelas.
Namun, ia mengingatkan pemerintah daerah tetap harus memperhatikan efektivitas waktu dan prioritas program pelayanan publik.
“Gubernur juga ditunggu masyarakat untuk menyelesaikan program-program yang memang dibutuhkan masyarakat,” katanya.
| Tindak Lanjut Usai Kirab Budaya, KDM Bakal Tata Fasilitas Seni dan Budaya di Jabar |
|
|---|
| Zaini Shofari Optimis Persib Juara dan Sapu Bersih 2 Laga Sisa |
|
|---|
| DPRD Jabar Minta Pemprov Maksimalkan Energi dan SDA untuk Topang Pendapatan Daerah |
|
|---|
| DPRD Jabar Sebut Wacana Jalan Berbayar Dedi Mulyadi Muncul karena Pajak Kendaraan Tak Capai Target |
|
|---|
| DPRD Jabar Sebut Wacana Jalan Berbayar Dedi Mulyadi Butuh Regulasi yang Jelas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Drs-KH-Tetep-Abdulatip-Ketua-Komisi-IV-DPRD-Provinsi-Jawa-Barat-2.jpg)