Selasa, 12 Mei 2026

Aten Munajat Soroti Konsep hingga Output Lulusan Sekolah Maung

Aten Munajat, mengaku belum menerima penjelasan rinci dari Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait program Sekolah Manusia Unggul (Maung)

Tayang:
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
Dok Aten Munajat
ATEN MUNAJAT - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Aten Munajat, mengaku belum menerima penjelasan rinci dari Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang tengah diwacanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Aten Munajat, mengaku belum menerima penjelasan rinci dari Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang tengah diwacanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • DPRD juga belum menerima roadmap atau tahapan implementasi program Sekolah Maung yang dirancang pemerintah daerah.

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat dari Fraksi PPP, Aten Munajat, mengaku belum menerima penjelasan rinci dari Dinas Pendidikan Jawa Barat terkait program Sekolah Manusia Unggul (Maung) yang tengah diwacanakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Aten mengatakan, DPRD masih menunggu pemaparan utuh mengenai arah dan konsep program tersebut.

Pihaknya pun belum memperoleh penjelasan detail mengenai konsep pendidikan Sekolah Maung, model kurikulum yang akan diterapkan, target peserta didik, hingga output lulusan yang ingin dihasilkan dari program tersebut.

Selain itu, kata Aten, DPRD juga belum menerima roadmap atau tahapan implementasi program Sekolah Maung yang dirancang pemerintah daerah.

Ia menilai penjelasan menyeluruh diperlukan agar program pendidikan yang digagas Pemprov Jabar tersebut memiliki kejelasan arah dan tujuan, terutama dalam menjawab kebutuhan pendidikan di Jawa Barat.

Aten menyebut, Komisi V DPRD Jabar pada prinsipnya mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Namun, menurut dia, setiap program baru tetap harus disertai kajian matang dan penjelasan komprehensif kepada DPRD sebagai mitra pengawasan pemerintah daerah.

"Sejauh informasi yang tersedia, DPRD menyatakan belum menerima penjelasan resmi dan rinci mengenai, konsep pendidikan Sekolah Maung, model kurikulum, target peserta didik, output lulusan, dan roadmap implementasi program," ujar Aten, Senin (11/5/2026).
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved