Cerita Guru Informatika SMPN 23 Bandung Menggunakan Chromebook Sejak 2022, Prosesnya Lebih Cepat
Secara umum penggunaan chromebook tampak sama seperti laptop lainnya, tetapi sistem operasionalnya berbasis Chrome dari Google
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sumianto tampak sibuk menata 15 unit laptop chromebook di laboraturium komputer SMPN 23 Bandung di Kecamatan Andir, Kota Bandung, Rabu (16/7/2025).
Chromebook yang diterima dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI itu disimpan secara rapih di lemari laboraturium komputer SMPN 23 Bandung.
Guru mata pelajaran Informatika tersebut tampak langsung membuka salah satu chromebook dan menekan tombol power untuk mulai mengoperasikan laptop yang diterima sejak 2022 itu.
Saat layar mulai menyala, Sumianto langsung memasukkan nama pengguna dan kata sandi akun belajar.id yang diterbitkan Kemendikbud untuk menggunakan chromebook.
"Pemakaian chromebook harus menggunakan akun belajar.id, karena memang bantuan dari Kemendikbud," ujar Sumianto saat ditemui di laboraturium komputer SMPN 23 Bandung di Kecamatan Andir, Kota Bandung, Rabu (16/7/2025).
Ia pun menunjukkan sejumlah aplikasi yang berkaitan pembelajaran yang biasa digunakan saat kegiatan belajar mengajar (KBM) pada tampilan awal laptop chromebook tersebut.
Secara umum penggunaan chromebook tampak sama seperti laptop lainnya, tetapi sistem operasionalnya berbasis Chrome dari Google, dan termasuk penyimpanannya yang memanfaatkan Google Drive.
"Untuk KBM, ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer), maupun PAS
(penilaian akhir semester) sangat mudah (penggunaannya), karena terintegrasi sistem dari Kemendikbud)," kata Sumianto.
Bahkan, menurut dia, sistem operasi pada chromebook jauh lebih cepat dibanding laptop pada umumnya sekalipun kondisi jaringan internetnya tidak terlalu stabil.
Karenanya, setuap tahunnya chromebook hampir selalu menjadi senjata andalan untuk pelaksanaan ANBK di SMPN 23 Bandung maupun PAS ketika para siswa tidak memiliki atau membawa ponsel.
"Enggak perlu instal atau update aplikasi apapun, karena sudah tersedia, dan kalaupun ada sistem yang diperbarui itu berjalan secara otomatis, sehingga bisa langsung dipakai," ujar Sumianto.
Sumianto menyampaikan, chromebook juga relatif lebih aman dari serangan virus komputer, bahkan berdasarkan pengalamannya selama ini hampir tidak pernah terserang virus atau malware.
Pihaknya mengakui, chromebook tidak memiliki aplikasi berbasis Microsoft dari mulai MSWord, MSExcel, dan lainnya, tetapi memiliki aplikasi khusus, yakni GoogelDocs yang cara pengoperasiannya sama persis seperti aplikasi Microsoft.
"Di GoogleDocs ada pilihan untuk mengetik seperti MSWord, bahkan untuk mengerjakan lembar kerja bisa menggunakan rumus yang sama persis seperti di MSExcel," kata Sumianto.
Kemenkum Jabar Ajak Pelajar Pahami HAM Lewat Diskusi Interaktif dan Simulasi |
![]() |
---|
Kemenkum Jabar Wujudkan Pelajar Sadar HAM Melalui Penyuluhan dan Penguatan Peserta LCC 2025 |
![]() |
---|
Meski Sudah Ditangani Kejagung, KPK Diam-diam Turun Tangan Dalami Dugaan Korupsi Chromebook |
![]() |
---|
Baru Dipakai Empat Tahun, Chromebook Kemendikbudristek di Cianjur Sudah Rusak |
![]() |
---|
Nasib Chromebook Bantuan Nadiem di Cimahi, Banyak yang Rusak, Tak Bisa Diisi Daya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.