AS Sepakat Pangkas Tarif Impor Indonesia, Tidak Lagi 32 Persen, Diumumkan Trump
Tarif impor barang-barang dari Indonesia ke Amerika Serikat tidak sebesar 32 persen lagi.
TRIBUNJABAR.ID - Tarif impor barang-barang dari Indonesia ke Amerika Serikat tidak sebesar 32 persen lagi. Setelah melalui negosiasi panjang hampir tiga bulan, akhirnya Presiden AS, Donald Trump, memotongnya menjuadi 19 persen.
Ada penurunan 13 persen. Trump menjelaskan dalam unggahannya di Truth Social.
Dia mengatakan, Indonesia akan membuka pasarnya sepenuhnya untuk produk AS, membeli 15 miliar dolar energi, 4,5 miliar dolar produk pertanian, dan 50 pesawat Boeing.
Ke depan, ekspor AS ke Indonesia bebas tarif, sedangkan ekspor Indonesia ke AS dikenai tarif 19 persen.
Dalam kesepakatan itu ada aturan tambahan untuk barang yang dikirim lewat negara lain (transhipment). Jika Indonesia mengirim barang ke AS lewat negara lain maka tarif yang dikenakan adalah tarif tertinggi antara Indonesia dan negara tersebut.
Baca juga: Tepis Klaim Amerika Serikat, 3 Situs Nuklir Iran Ternyata Masih Utuh Tanpa Kerusakan Serius
"Pagi ini saya menyelesaikan sebuah kesepakatan penting dengan Republik Indonesia setelah berbicara dengan Presiden mereka yang sangat dihormati, Prabowo Subianto. Kesepakatan bersejarah ini membuka seluruh pasar Indonesia untuk Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam sejarah," cuit Trump dalam unggahannya, Selasa (15/7/2025).
"Sebagai bagian dari perjanjian, Indonesia berkomitmen untuk membeli 15 miliar dolar AS dalam energi AS, 4,5 miliar dolar dalam produk pertanian Amerika, dan 50 pesawat Boeing, banyak di antaranya adalah 777," lanjut Trump.
Trump mengatakan untuk pertama kalinya, para peternak, petani, dan nelayan AS akan memiliki akses penuh dan total ke pasar Indonesia.
"... Selain itu, Indonesia akan membayar tarif 19 persen atas semua barang yang mereka ekspor ke kami, sementara ekspor AS ke Indonesia akan bebas tarif dan hambatan non-tarif. Jika ada transhipment dari negara dengan tarif lebih tinggi, maka tarif itu akan ditambahkan ke tarif yang dibayar Indonesia," katanya.
Trump mengakhiri cuitannya dengan mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas komitmennya dalam menyeimbangkan defisit perdagangan.
Sebelumnya, Trump mengumumkan akan mengenakan tarif impor 32 persen terhadap barang-barang dari Indonesia. Tarif tersebut semula dijadwalkan mulai berlaku 9 April 2025 meski sempat ditunda selama 90 hari.
Pada 7 Juli 2025, Trump menegaskan kembali tarif 32 persen dalam surat resminya kepada Presiden Prabowo, yang sempat menciptakan tekanan dalam negosiasi.
Baca juga: Serangan Udara Israel Mendarat di Ibu Kota Iran, Amerika Serikat Menyatakan Tak Terlibat
AS dan Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan pada pertengahan Juli dan Trump mengumumkan tarif 19 persen untuk barang impor dari Indonesia.
Sejumlah negara juga gencar melakukan negosiasi dengan AS sebelum batas waktu pada 1 Agustus 2025.
Laporan Reuters, total perdagangan Indonesia dan AS mencapai hampir 40 miliar dolar pada 2024 dan terus meningkat.
Ekspor AS ke Indonesia naik 3,7 persen tahun lalu, sementara impor dari Indonesia ke AS naik 4,8 persen sehingga AS mengalami defisit perdagangan barang hampir 18 miliar dolar. (Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Potong Tarif Impor Indonesia Jadi 19 Persen, Petani AS Diuntungkan
Pemerintah Serahkan Pengelolaan Data Pribadi Warga Indonesia ke AS, Ada Risiko Ketergantungan |
![]() |
---|
Data Pribadi WNI Ditransfer ke Amerika Serikat, Menkomdigi: Bentuk Perlindungan saat Bertransaksi |
![]() |
---|
DAFTAR Komoditas Pertanian AS yang Rutin Dibeli Indonesia, AS Wajibkan Indonesia Beli Rp 73 Triliun |
![]() |
---|
Tarif Impor AS 19 Persen Dianggap Terendah di ASEAN, Pengamat: Waspadai Dampak bagi Industri Lokal |
![]() |
---|
Produk Indonesia Dikenai Tarif 32 Persen oleh AS, Jawa Barat Siapkan Strategi Perkuat Ekspor |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.