Kecelakaan Maut Tol Ciawi
Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di GT Ciawi , Ditahan di Rutan Mapolresta Bogor Kota
Sopir truk pengangkut galon, BW (30), yang terlibat kecelakaan maut di GT Ciawi, Bogor, telah ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (12/2/2025) malam.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sopir truk pengangkut galon, BW (30), yang terlibat kecelakaan maut di GT Ciawi, Bogor, telah ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (12/2/2025) malam.
BW telah ditahan di rutan Mapolresta Bogor Kota.
Penetapan tersangka disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast.
Baca juga: Pengakuan Istri Sopir Truk Penyebab Kecelakaan di Tol Ciawi, Setia Dampingi Bendi Wijaya di RS
"Iya benar, sejak malam tadi BW sudah ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di GT Ciawi," katanya, Kamis (13/2/2025) saat dikonfirmasi.
Jules menambahkan, BW akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kecelakaan beruntun tersebut terjadi pada Selasa (4/2/2025) sehingga mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan belasan orang alami luka-luka.
Berikut identitas 11 korban luka-luka:
1.Bendi Wijaya (luka berat/LB)
2. Dany Nursamsu, petugas Jasamarga (LB),Laki-laki, 45 tahun
3. Ari Nurharom, petugas Jasamarga (luka ringan/LR), laki-laki 30 tahun
4. Sukanta, petugas Jasamarga, 54 tahun (LB)
5. Wahyudin,, 61 tahun (LR)
6. Nurdin Ahyani, Jasamarga (LR)
7. Yogi Satrio (LR), laki-laki 26 tahun
8. Yosep Irawan, laki-laki, 39 tahun (LR)
9. Dasep Naseh, laki-laki 40 tahun (LR)
10. Sugiarti, perempuan 49 tahun (LR)
11. Ryujia Adriana, 3 tahun (LR)
Istri BW Meminta Maaf
Anggi, istri sopir truk bernama Bendi Wijaya tak pernah jauh dari ranjang tempat suaminya terkulai di ruang perawatan RSUD Ciawi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bendi Wijaya adalah sopir truk aqua yang menabrak sejumlah kendaraan hingga terjadi kecelakaan maut
Ia menjadi satu dari pengendara yang selamat, namun mengalami luka-luka.
Baca juga: Balita Riyuji, Putra Yana Mulyana, Korban Kecelakaan Maut di Tol Ciawi, Masih di Rawat di RS
Bendi harus menjalani perawatan medis karena mengalami cidera kepala dengan kategori sedang usai terlibat kecelakaan pada Selasa (4/2/2025) tengah malam tersebut.
Sejak masuk rumah sakit, istriny Anggi setia mendampingi Bendi Wijaya.
Padahal, Anggi baru saja melahirkan. Tapi sudah harus menghadapi kenyataan terkait kondisi dan kasus yang dialami sang suami.
Sejak Bendi Wijaya masuk RSUD Ciawi untuk dilakukan penanganan medis, Anggi tak pernah meninggalkan rumah sakit.
Direktur Utama RSUD Ciawi, dr Fusia Meidiawaty melihat sendiri bagaimana Anggi menemani dan merawat Bendi Wijaya sejak hari pertama.
Bahkan Anggi sampai rela meninggalkan anaknya yang baru lahir untuk mendampingi sang suami.
"Sejak pertama sudah ada istrinya yang mendampingi," jelas dr Fusia.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi Anggi yang baru melahirkan.
Namun sampai saat ini hanya Anggi yang mendampingi Bendi Wijaya di ruang perawatan.
"Sebenarnya kita prihatin juga dengan kondisi yang bersangkutan, hanya yang mendampingi sampai saat ini tetap istrinya," ungkapnya.
Tak hanya mendampingi Bendi Wijaya, Anggi ungkap pengakuan.
Ia meminta maaf kepada keluarga korban kecelakaan maut Gerbang Tol Ciawi 2.
Baca juga: Yana Mulyana Korban Tewas Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi Sempat Disarankan Tunda Keberangkatan
Sambil menangis, ia meminta maaf atas perbuatan sang suami yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban atas kecelakaan ini," ucap Anggi dengan suara bergetar.
Anggi mengaku tak menyangka bahwa kendaraan yang dikemudikan suaminya menyebabkan kecelakaan tragis tersebut.
Menurutnya, Bendi Wijaya adalah sosok pria baik yang bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Anggi juga mengungkapkan suaminya sudah bekerja sebagai sopir truk selama lebih dari dua tahun.
"Dalam seminggu bisa tiga hingga empat kali narik," ungkapnya.
Sampai saat ini kepolisian masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Sementara kondisi Bendi Wijaya berangsur membaik.
Sementara itu Bendi pun belum berikan keterangan.
Kondisi Bendi Wijaya saat ini cenderung stabil, meski beberapa kali masih merasakan sakit yang cukup berat.
Namun, Bendi Wijaya belum mampu untuk berkomunikasi secara intens.
Sehingga sopir truk Aqua galon itu belum memberikan keterangan atas insiden yang terjadi.
Baca juga: Buntut Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, DPR Minta Tinggalkan Sistem Nge-Tap saat Bayar Tol
dr Fusia sendiri mengaku tidak bisa memastikan berapa lama waktu recovery yang dibutuhkan dari sopir tersebut.
Sebab luka yang dialami oleh Bendi Wijaya cukup banyak akibat kecelakaan maut tersebut.
"Kalau cedera kepala ini progresnya bukan seperti kita batuk pilek ya yang bisa cepet, speed recovery," ucapnya.
BW Sopir Truk Galon Teracam 12 Tahun Penjara, Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di GT Ciawi Bogor |
![]() |
---|
Pengakuan Istri Sopir Truk Penyebab Kecelakaan di Tol Ciawi, Setia Dampingi Bendi Wijaya di RS |
![]() |
---|
Balita Riyuji, Putra Yana Mulyana, Korban Kecelakaan Maut di Tol Ciawi, Masih di Rawat di RS |
![]() |
---|
Yana Mulyana Korban Tewas Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi Sempat Disarankan Tunda Keberangkatan |
![]() |
---|
Buntut Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi, DPR Minta Tinggalkan Sistem Nge-Tap saat Bayar Tol |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.