Breaking News
Rabu, 29 April 2026

Ketua FKDT Jabar Minta Dedi Mulyadi Perhatikan Nasib Guru Diniyah, Berharap Diberikan Honor

Para guru diniyah di Jawa Barat, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan memperhatikan nasib.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Januar Pribadi Hamel
FKDT Jabar
MENGAJAR SANTRI - Guru madrasah diniyah sedang mengajar memberikan pendidikan agama kepada santri diniyah. Foto FKDT Jabar 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Para guru diniyah di Jawa Barat, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan memperhatikan nasib dan kesejahteraan mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Barat, KH. Atep Abdul Ghofar, kepada Tribunjabar.id, Jumat (31/1/2025), saat di temui di Subang.

Ketua FKDT Jabar  meminta pemerintah Provinsi Jawa Barat menyisihkan anggaran untuk honor para guru agama yang mengajar di sekolah diniyah.

"Pada era kepemimpinan Ridwan Kamil, kami telah meminta dan  berjuang agar para guru agama ini mendapat honor dan usaha itu tidak berhasil," ujar Atep Abdul Ghofar.

Menurut Atep, para guru diniyah di Jabar selama ini belum terperhatikan nasib dan kesejahteraannya oleh Pemprov Jabar hal tersebut karena selama ini Pemprov Jabar tak pernah memberikan honor kepada para guru Diniyah yang setiap sore selalu mendidik dan mengajarkan pendidikan agama ke Anak-anak.

"Atas dasar itulah kita mengharapkan agar pemrov Jabar bisa mengalokasikan anggaran untuk honor guru agama yang mengajar di sekolah diniyah," katanya.

Baca juga: Daftar 5 Kantor Gubernur Jawa Barat Tersebar Wilayah Jabar, Dedi Mulyadi Pilih Berkantor di Bogor

Selama ini guru diniyah hanya mendapatkan honor dari iuran para siswa-siswa yang tak seberapa setiap bulannya.

"Kami para guru diniyah tidak meminta honor besar kepada pemerintah Provinsi Jabar minimalnya Rp 100 ribu per bulan sudah kami syukuri sebagai bentuk perhatian dan pengakuan dari pemerintah terhadap kinerja para guru diniyah," ucapnya.

Pemberian honor bagi para guru agama itu, kata dia, sangat penting karena peranan mereka amat besar dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik. 

"Untuk mendapatkan generasi yang berakhlak baik harus ada pendidikan agama yang cukup, sekolah diniyah yang dikelola oleh para tokoh agama itu memiliki peranan penting," tandasnya. 

Baca juga: Rincian APBD Jabar 2025 Bakal Dipangkas Dedi Mulyadi, Sang Gubernur Sentil APBD di Periode Lalu

Atep  menjelaskan, saat ini guru agama yang mengajar di sekolah diniyah di Jabar  mencapai 134 ribu orang, namun minim perhatian dan pengakuan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat 

"Karena itulah kita mengharapkan peranan Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Kang Dedi Mulyadi untuk membantu mereka para guru Diniyah agar bisa mendapatkan insentif untuk mambantu kehidupan ekonomi para guru Diniyah yang selama ini pas-pasan ekonominya," katanya. 

Dikatakan Atep, dirinya bersama pengurus FKDT Jabar, setelah Kang Dedi Mulyadi resmi dilantik akan bersilaturahmi sekaligus menyampaikan harapan para guru Diniyah di Jabar.

"Semoga dengan kepeduliannya yang sangat luar biasa kepada rakyat dan berkomitmen mensejahterakan masyarakat Jawa Barat. Kang Dedi Mulyadi juga bisa lebih memperhatikan nasib dan kesejahteraan para guru diniyah di Jawa Barat," katanya. (*)

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved