Selasa, 9 Juni 2026

Berita Viral

Viral Video Siswa SD di Cianjur Bertaruh Nyawa Berseluncur di Jembatan Rusak

Sebuah video siswa SD bertaruh nyawa berseluncur di jembatan rusak menuju sekolah di Cianjur, viral di media sosial. Warga mengadu ke Dedi Mulyadi

Tayang:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah
Tribun Jabar/Video Teh Nita/Instagram @official_seuramoeaceh
JEMBATAN RUSAK: Tangkapan layar video viral siswa SD bertaruh nyawa berseluncur di jembatan rusak berangkat menuju sekolah di Kampung Rawalame dan Rawahuni, Desa Cijati, Kabupaten Cianjur, dikutip Rabu (22/4/2026). - Sebuah video siswa SD bertaruh nyawa berseluncur di jembatan rusak menuju sekolah di Cianjur, viral di media sosial. Warga mengadu ke Dedi Mulyadi 

Ringkasan Berita:

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video memperlihatkan siswa SD terpaksa berseluncur di jembatan rusak beredar viral di media sosial.

Dalam narasi video tersebut, disebutkan peristiwa ini dialami para siswa SD di Kabupaten Cianjur.

Mereka terpaksa berseluncur di jembatan rusak yang kemiringannya ekstrem dan membahayakan.

Tampak kondisi jembatan tersebut sudah tak berfungsi sebagaimana mestinya.

Jembatan tersebut tak memiliki penopang sehingga miring ke lembah dan jurang.

Padahal jembatan tersebut merupakan akses utama bagi anak-anak menuju sekolah setiap hari.

Baca juga: Dedi Mulyadi Rencanakan Bangun Jalan Idola Integrasikan Bekasi-Bogor- Cianjur Jadi Proyek Prioritas


Meski berbahaya, para siswa SD itu semangat berangkat ke sekolah melewati jembatan rusak tersebut.

Terdengar perekam meminta para siswa SD itu untuk hati-hati.

Kemudian perekam berseloroh, meminta bantuan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Diketahui jembatan rusak tersebut merupakan jembatan penghubung Kampung Rawalame dan Rawahuni, Desa Cijati, Kabupaten Cianjur.

Desa tersebut berada di wilayah Cianjur Selatan, wilayah ini dikenal sebagai salah satu dari 10 desa di kecamatan Cijati.

Potret jembatan rusak ini memperlihatkan ketimpangan akses pendidikan.

Pendidikan bukan hanya soal kurikulum atau gedung sekolah, tetapi juga tentang keamanan akses menuju ke sana.

Sejumlah warganet pun memberikan beragam komentar.

Sebagian warganet berharap agar video tersebut sampai ke Dedi Mulyadi agar mendapatkan atensi.

Ada juga komentar warganet yang menyoroti ketimpangan program pemerintah dengan akses pendidikan tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved