Rincian APBD Jabar 2025 Bakal Dipangkas Dedi Mulyadi, Sang Gubernur Sentil APBD di Periode Lalu
Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mengurai sederet Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bakal dipangkas, kritik periode lalu
TRIBUNJABAR.ID - Mengawali kinerjanya di awal Februari 2025, Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi mengurai sederet Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang bakal dipangkas.
Satu di antara alasannya memangkas APBD Jabar 2025 itu sebagai respons imbauan Presiden Prabowo Subianto agar APBD di tiap daerah dikurangi demi efisiensi.
Terkait arahan dari Presiden Prabowo tersebut, Dedi Mulyadi menyetujuinya.
Dedi Mulyadi mengaku memang sudah menyiapkan rencana terkait pemangkasan anggaran agar bisa lebih memaksimalkan pembangunan untuk masyarakat.
Di sisi lain, saat mengetahui perbandingan APBD tahun-tahun sebelumnya, Dedi Mulyadi sentil era kepemimpinan periode sebelumnya yang sempat diemban Ridwan Kamil.
Baca juga: Dapat Bantuan Rp 40 Juta dari Dedi Mulyadi, Ibu di Depok Malah Bikin Geram, Bohong Soal Utang
Melalui wawancara di kanal youtube televisi tv one news, pria yang karib disapa Kang Dedi itu menjabarkan empat rencana besarnya untuk warga Jawa Barat selama ia memimpin lima tahun mendatang.
Hal pertama yang akan dibangun oleh Kang Dedi usai memangkas APBD yang tak perlu adalah memperbaiki jaringan transportasi di setiap wilayah Jawa Barat.
"Sebelum Impres turun, kita sudah melakukan langkah-langkah orientasi perubahan struktur anggaran di Jawa Barat. Dengan mengutamakan kebutuhan dasar masyarakat. Kebutuhan dasarnya itu masyarakat membutuhkan jaringan transportasi darat, laut yang memadai yang itu harus bisa dinikmati secara merata di seluruh wilayah tanpa ada disparitas," kata Dedi Mulyadi dilansir pada Kamis (30/1/2025).
Selanjutnya, Kang Dedi bakal meningkatkan akses pendidikan hingga jaringan listrik di wilayah Jawa Barat.
Kang Dedi juga berambisi untuk melakukan pemerataan fasilitas kesehatan di Jabar terutama di pelosok.
Kedua, Jawa Barat harus dipastikan seluruh masyarakatnya mendapat akses pendidikan gratis sampai tingkat SMA/SMK.
Ketiga, Jawa Barat dipastikan seluruh masyarakatnya mendapatkan jaringan listrik 100 persen.
"Keempat, Jawa Barat harus dipastikan seluruh masyarakatnya mendapatkan akses kesehatan yang memadai dari mulai tingkat puskesmas sampai rumah sakit rujukan," imbuh Dedi Mulyadi.
Karenanya guna mewujudkan seluruh rencananya itu, Kang Dedi ingin mewujudkan pemerintahan di Jabar yang peka terhadap APBD yang tidak perlu.
"Seluruh aspek yang menjadi kebutuhan dasar itu bisa diwujudkan dengan pemerintahan yang mampu bisa membaca alokasi anggaran mana yang diperlukan. Begitu saya terpilih kemudian mendekati pelantikan, saya mencoba untuk bertemu PJ Gubernur, Pak Bey menyiapkan tim transisi," akui Kang Dedi.
| Dedi Mulyadi Ditantang Wagub Kalbar Soal Perbaikan Jalan, Gubernur Jabar Beri Respons Adem |
|
|---|
| KDM Disorot Belum Optimal Sosialisasikan Aturan Baru Pajak STNK, Samsat di Bekasi Kebingungan |
|
|---|
| Rayakan Ultah ke-55 Tahun, Dedi Mulyadi Nyatakan Janji Tak Menikah Sampai Ni Hyang Dewasa |
|
|---|
| Spontanitas Dedi Mulyadi Rekrut Pengangkut Sampah yang Kesulitan Ekonomi Jadi Petugas Kebersihan |
|
|---|
| Gebrakan Dedi Mulyadi Tentang Digitalisasi Pembayaran Pajak Kendaraan Pakai Sistem Perbankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Rincian-APBD-Jawa-Barat-2025-yang-dipangkas-Dedi-Mulyadi.jpg)