Dugaan Arogansi dan Kekerasan, Mendiktisaintek Sudah Dilaporkan ke Prabowo dan Mayor Teddy

Disebutkan, Satryo kerap bersikap kasar pada pegawai bahkan melakukan kekerasan berupa penamparan hanya karena kesalahan-kesalahan kecil.

KOMPAS.com/FREDERIKUS TUTO KE SOROMAKING
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro berpose setelah diwawancarai KOMPAS.com dalam program Ruang Jernih di Gedung Mendiktisaintek, Jakarta pada, Selasa (6/12/2024). 

TRIBUNJABAR.ID - Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo oleh pegawainya sendiri.

Bahkan, Satryo Soemantri sudah dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah pegawai Kemendiktisaintek memprotes sikap Satryo yang dianggap arogan.

Disebutkan, Satryo kerap bersikap kasar pada pegawai bahkan melakukan kekerasan berupa penamparan hanya karena kesalahan-kesalahan kecil.

Baca juga: Mendiktisaintek Bantah Tuduhan Arogansi dan Kekerasan ke Pegawai: Tak Ada Penamparan Sama Sekali

Hal tersebut disampaikan anggota Paguyuban Diktim, Neni Herlina, setelah melakukan unjuk rasa di Gedung Kemendiktisaintek pada Senin (20/1/2025).

“Pimpinan saya yang lama sih katanya sudah melaporkan (tindakan Stryo) ke Mayor Teddy dan Pak Prabowo, terus ada yang bilang Bu Titiek mau ketemu saya,” ucap Neni Herlina dilansir WartaKotalive.com.

Neni Herlina mengatakan, saat ini pegawai Diktisainstek ketakutan bekerja di bawah Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Untuk itu perlu ada jalan keluar terkait dengan peristiwa ini.

Diketahui, DPR RI juga turut serta memperhatikan dugaan isu kekerasan dan isu pemecatan sepihak yang dilakukan Satryo Soemantri.

Menindaklanjuti hal ini, DPR berencana akan memanggil Satryo Soemantri untuk dimintai klarifikasi.

Rencananya masalah ini akan dibawa ke DPR RI pada Selasa (21/1/2025).

Nantinya Satryo Soemantri dan para pegawai terkait akan diklarifikasi saat rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI.

"Ya tentu (minta klarifikasi) karena menjadi pertanyaan publik, saya rasa kemungkinan akan menjadi pertanyaan anggota ya," ujar DPR RI Lalu Hadrian Irfani, Senin (20/1/2025).

Meski begitu, Lalu meminta Mendiktisaintek untuk bisa menyelesaikan masalahnya secara internal terlebih dahulu.

"Saya menghimbau, semua tenang dan kondusif. Silahkan dicari solusi yang terbaik."

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved