Mendikti Saintek Bantah Tuduhan Arogansi dan Kekerasan ke Pegawai: Tak Ada Penamparan Sama Sekali
Satryo Soemantri didemo pegawai lantaran diduga melakukan tindak kekerasan dan pemecatan sepihak terhadap ASN di lingkungan Kemendikti Saintek.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri didemo pegawai lantaran diduga melakukan tindak kekerasan dan pemecatan sepihak terhadap ASN di lingkungan Kemendikti Saintek.
Terkait kasus ini, Mendikti Saintek, Satryo pun angkat bicara.
Menurutnya, demo itu berkaitan dengan pihaknya sedang melakukan upaya mutasi besar-besaran di Kementerian, terlebih dipecah menjadi tiga menteri.
Baca juga: Kasus Pegawai Kemendiktisaintek Diduga Dipecat Menteri gara-gara Meja, Neni Herlina Besok ke DPR
"Kami ingin membenahi kementerian ini, seperti yang diungkap pak Presiden harus hemat dengan anggaran pemerintah, sehingga terjadi ada pihak yang tak berkenan dimutasi," ujarnya di ITB, Senin (20/1/2025).
Disinggung terkait adanya sikap arogansi dan penamparan yang dilakukan Satryo, dia membantahnya.
"Ini tak ada penamparan sama sekali. Jadi, informasi itu sama sekali tidak benar. Intinya, kami sedang bersih-bersih meluruskan dana kegiatan yang dianggap oleh kami pemborosan. Kementerian tak boleh boros, maka ini mungkin ada yang tak nyaman," katanya.
Kasus Dugaan Kekerasan Mendikti Saintek
Pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menggelar aksi protes dugaan pemecatan pegawai tak sesuai prosedur oleh Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Neni Herlina, pegawai Kemendiktisaintek yang dipecat oleh Satryo menceritakan jika pemecatannya itu dilakukan secara tidak etis.
Pemecatan tersebut, kata Neni, diduga akibat persoalan pergantian meja kerja di ruangan Satryo.
"Saya sih sepertinya sudah ditandain, ketika pertama kali masalah meja itu. Meja itu ada di ruang beliau, sebenarnya minta ganti saja. Sejak itu, saya dipanggil. Dibilang, kamu sekali lagi melakukan kesalahan, saya pecat kamu," ungkap Neni di sela-sela demonstrasi di kantor Kemendiktisaintek, Senin (20/1/2025).
Dirinya mengungkapkan permintaan pergantian meja itu datang dari istri Satryo.
Baca juga: Sosok Satryo Soemantri Menteri Pendidikan Tinggi yang Didemo ASN, Punya Harta Kekayaan Rp46 Miliar
Permintaan itu, kata Neni, disampaikan saat Satryo resmi dilantik sebagai Mendiktisaintek.
"Waktu itu permintaan mengganti meja itu dari istrinya sih. Karena waktu itu ke kantor, habis pelantikan beres-beres," tutur Neni.
| Satgas PPKS Unpad Terima 114 Laporan Kekerasan Seksual Sejak 2022, Ada Oknum Dosen Jadi Terlapor |
|
|---|
| Satgas PPKS UPI Bandung Ungkap Terima Aduan Kekerasan Seksual 60-70 Kasus Tiap Tahunnya |
|
|---|
| ASN Ciamis Terapkan WFH Setiap Jumat, Wajib Absen 3 Kali Sehari |
|
|---|
| Dugaan Kekerasan Seksual Kembali Mencuat dari ITB, Narasi 'Darurat Kekerasan Seksual' Viral |
|
|---|
| ASN Pemkot Bandung Kembali WFH, Sanksi Lebih Berat Menanti jika Terdeteksi Keluyuran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Menteri-Pendidikan-Tinggi-Sains-dan-Teknologi-Satryo-Soemantri-ad.jpg)