Beredar Wacana Sekolah Bakal Libur Sebulan Selama Ramadhan 2025, Kementerian Agama Beber Penjelasan
Beredar kabar rencana kebijakan pemerintah akan meliburkan sekolah 1 bulan selama Ramadhan 2025, Kementerian Agama (Kemenag) buka suara
TRIBUNJABAR.ID - Sejak pergantian pemerintah era Prabowo Subianto sejumlah kebijakan berubah.
Satu di antaranya beredar kabar rencana kebijakan pemerintah akan meliburkan sekolah 1 bulan selama Ramadhan 2025.
Wacana tersebut mengingatkan kita pada kebijakan yang pernah diterapkan pada masa Presiden Gus Dur, yang mengizinkan siswa libur 1 bulan penuh saat puasa.
Mengenai kabar tersebut, Kementerian Agama buka suara.
Baca juga: Jemaah Lansia 90 Tahun Dilarang Berhaji oleh Pemerintah Arab Saudi, Kemenag Ungkap Penjelasan
Penjelasan Kemenag
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i mengungkapkan bahwa ada pembicaraan tentang kebijakan libur 1 bulan puasa 2025 tersebut, meski belum dibahas lebih lanjut di lingkungan Kementerian Agama.
“Heeh (iya) sudah ada wacana (libur selama puasa). Oh kami belum bahas, tapi bacaannya kayaknya ada, tapi saya belum bahas itu,” kata Syafi’i dikutip dari kompas.com.
Kebijakan libur selama Ramadhan sendiri sangat dikenang oleh banyak orang, khususnya bagi anak-anak sekolah di era 1990-an hingga awal 2000-an yang merasakan langsung manfaatnya.
Menteri Agama Nasaruddin Umar juga turut memberi penjelasan, bahwa pihaknya masih mempertimbangkan kemungkinan untuk meliburkan sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, seperti madrasah dan pondok pesantren.
“Ya, sebetulnya sudah warga Kementerian Agama, khususnya di pondok pesantren, itu libur,” kata Nasaruddin.
Menurutnya, kebijakan serupa juga sedang dipikirkan untuk sekolah-sekolah umum dan madrasah.
Baca juga: Bandara Kertajati Jadi Titik Utama Haji dan Umrah, Bersiap Hadapi Musim Haji 2025
Nasarudin meminta bersabar menunggu keputusan mengenai wacana libur selama bulan Ramadhan tersebut.
Sementara itu, pengamat sosial dan keagamaan, Anwar Abbas, menyambut baik wacana ini.
Menurutnya, libur sekolah selama Ramadhan bisa memberikan kesempatan bagi siswa untuk lebih memahami esensi bulan suci.
“Adanya rencana dari Kemenag untuk meliburkan anak-anak selama bulan puasa patut disambut gembira agar anak-anak tahu bulan puasa itu adalah bulan suci yang harus dihormati,” ujarnya.
Namun, ia juga menegaskan bahwa pendidikan tetap bisa dilakukan secara daring, jadi siswa tetap bisa belajar meskipun tidak masuk sekolah.
Kementerian Agama sendiri masih merumuskan kebijakan ini, dan keputusan finalnya diperkirakan akan segera diumumkan.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ramadhan 2025 Sekolah Bakal Libur Sebulan? Begini Penjelasan Kemenag
| Syarat Mutlak Bantuan RMP Kota Bandung: Sekolah Dilarang Pungut Biaya dan Tahan Ijazah Siswa |
|
|---|
| Sekolah Santo Aloysius Perkuat Gerakan Hari Bumi, Lantik Duta ONE |
|
|---|
| Atap Sekolah Ambruk di Majalengka, Meja Kursi Siswa SD Mirat III Tertimbun Puing, Begini Kondisinya |
|
|---|
| Ancam Cabut RMP dan Copot Kepsek, Wali Kota Bandung Farhan: Tak Boleh Tahan Ijazah |
|
|---|
| 10 Ribu Anak di Sumedang Tak Sekolah, Faktor Ekonomi sampai Perundungan Jadi Pemicu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-siswa-sekolah.jpg)