Dalam 2 Hari Ada 7 Laporan DBD, Dinkes Bandung Barat Minta Masyarakat Waspada Demam Berdarah

Dalam dua hari terkahir, sudah ada 7 laporan kasus DBD yang diterima oleh Dinkes Bandung Barat

NET
Ilustrasi demam berdarah akibat nyamuk aedes aegypti. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat ada tren kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBB) di Bandung Barat.

Dalam dua hari terkahir, sudah ada 7 laporan kasus DBD yang diterima oleh Dinkes Bandung Barat

"Satu dua hari ini memang memang terjadi peningkatan, terbaru laporan yang masuk itu dari daerah Saguling ada 7 kasus DBD," kata Kadinkes Bandung Barat, Ridwan Abdullah Putra, melalui sambungan telepon, Rabu (4/12/2024).

Baca juga: Pj Bupati Bandung Barat Ade Zakir Dorong Dinas Perhatikan Kualitas Belanja Anggaran Daerah

Dari 7 kasus DBD di Kecamatan Saguling, dua warga terpaksa dirujuk ke RS Cahaya Kawaluyaan, Padalarang untuk mendapatkan penangkapan lebih lanjut.

"Yang dirawat ada 7 orang, 2 di Cahaya Kawaluyaan dan 5 di Puskesmas dirawatnya," ungkapnya.

Ridwan tak menampik masuknya musim penghujan dinilai menjadi faktor utama meningkatnya kasus DBD.

Baca juga: "Teu Ngawaro", Detik-detik Mengerikan Minibus Nekat Tembus Banjir dan Terseret Arus di Sukabumi

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan ruang perkembanganbiakan nyamuk Aedes Aegypti.

"Faktor cuaca, sekarang hujan meningkat, biasanya musim hujan itu cenderung meningkat. Imbauan kita  yang paling utama itu adalah PHBS, jaga kebersihan lingkungan dengan 3 M. Fogging itu alternatif, saat kejadian masif dan kejadian luar biasa," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved