Anak Gemuk Bukan Jadi Tanda Sehat, IDAI Ungkap Bahaya Pakai Steroid atau Penggemuk Badan pada Anak

Obat dexamethasone sendiri merupakan salah obat jenis steroid yang seharusnya dikonsumsi dengan resep dokter. 

Editor: Ravianto
shutterstock
Ilustrasi anak gemuk. Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso beri tanggapan soal kasus bayi di Surabaya dicekoki obat penggemuk badan oleh babysitter-nya. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Seorang bayi 2 tahun dicekoki obat yang bukan peruntukannya oleh perawatnya atau babysitter.

Peristiwa bayi dicekoki obat tidur dan penggemuk badan ini terjadi di Surabaya dan menimpa pada ibu 3 anak berinisial LK.

Sedangkan anaknya yang menjadi korban perbuatan babysitter itu, adalah anak kedua dari tiga bersaudara, laki-laki berinisial EL (2). 

Kasus babysitter cekoki balita dengan obat penggemuk terjadi di Surabaya, Jawa Timur.
Kasus babysitter cekoki balita dengan obat penggemuk terjadi di Surabaya, Jawa Timur. (Instagram/ Linggra Kartika)

Saat diperiksa, tersangka NB mengaku sengaja memberi obat jenis dexamethasone dan pronicy agar anak yang diasuhnya menjadi gemuk.

Obat dexamethasone sendiri merupakan salah obat jenis steroid yang seharusnya dikonsumsi dengan resep dokter. 

Sehingga tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan oleh masyarakat umum. 

Baca juga: Babysitter di Surabaya Cekoki Bayi dengan Obat Penggemuk Badan, Badan Gemoy tapi Hormon Tak Normal

Terkait hal ini, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso beri tanggapan. 

Menurutnya, kemunculan kasus ini berkaitan dengan masih adanya salah kaprah di tengah masyarakat kita, yaitu gemuk tanda anak sehat. 

Akibatnya, orang tua atau pun pengasuh melakukan segala upaya agar anak bisa gemuk dengan cepat. 

"Jadi ketika orang galau dengan berat badan anaknya. Karena selalu dibandingkan dengan anak lain, ada anggapan bahwa gemuk itu makin gemuk makin sehat. (Karenanya), orang tua sekarang ingin instan ya, kadang-kadang Atau pengasuhnya ingin instan," ungkapnya pada media briefing virtual, Kamis (17/10/2024). 

Menurut dr Piprim, anggapan ini sudah seharusnya dihilangkan. 

Anak gemuk bukan jadi tanda anak sehat. Tanda anak sehat adalah tumbuh kembang sesuai dengan usianya. 

Ia pun mengimbau pada orang tua, biarkan anak bertumbuh sesuai dengan kurvanya.

Sebagai informasi, kurva tumbuh kembang anak bisa dilihat dari grafik pertumbuhan anak yang biasanya terdapat di Kartu Ibu dan Anak (KIA) atau Kartu Menuju Sehat (KMS). 

Grafik ini berisi grafik berat badan dan tinggi badan anak menurut umur. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved