Anak Gemuk Bukan Jadi Tanda Sehat, IDAI Ungkap Bahaya Pakai Steroid atau Penggemuk Badan pada Anak
Obat dexamethasone sendiri merupakan salah obat jenis steroid yang seharusnya dikonsumsi dengan resep dokter.
TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Seorang bayi 2 tahun dicekoki obat yang bukan peruntukannya oleh perawatnya atau babysitter.
Peristiwa bayi dicekoki obat tidur dan penggemuk badan ini terjadi di Surabaya dan menimpa pada ibu 3 anak berinisial LK.
Sedangkan anaknya yang menjadi korban perbuatan babysitter itu, adalah anak kedua dari tiga bersaudara, laki-laki berinisial EL (2).

Saat diperiksa, tersangka NB mengaku sengaja memberi obat jenis dexamethasone dan pronicy agar anak yang diasuhnya menjadi gemuk.
Obat dexamethasone sendiri merupakan salah obat jenis steroid yang seharusnya dikonsumsi dengan resep dokter.
Sehingga tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan oleh masyarakat umum.
Baca juga: Babysitter di Surabaya Cekoki Bayi dengan Obat Penggemuk Badan, Badan Gemoy tapi Hormon Tak Normal
Terkait hal ini, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso beri tanggapan.
Menurutnya, kemunculan kasus ini berkaitan dengan masih adanya salah kaprah di tengah masyarakat kita, yaitu gemuk tanda anak sehat.
Akibatnya, orang tua atau pun pengasuh melakukan segala upaya agar anak bisa gemuk dengan cepat.
"Jadi ketika orang galau dengan berat badan anaknya. Karena selalu dibandingkan dengan anak lain, ada anggapan bahwa gemuk itu makin gemuk makin sehat. (Karenanya), orang tua sekarang ingin instan ya, kadang-kadang Atau pengasuhnya ingin instan," ungkapnya pada media briefing virtual, Kamis (17/10/2024).
Menurut dr Piprim, anggapan ini sudah seharusnya dihilangkan.
Anak gemuk bukan jadi tanda anak sehat. Tanda anak sehat adalah tumbuh kembang sesuai dengan usianya.
Ia pun mengimbau pada orang tua, biarkan anak bertumbuh sesuai dengan kurvanya.
Sebagai informasi, kurva tumbuh kembang anak bisa dilihat dari grafik pertumbuhan anak yang biasanya terdapat di Kartu Ibu dan Anak (KIA) atau Kartu Menuju Sehat (KMS).
Grafik ini berisi grafik berat badan dan tinggi badan anak menurut umur.
Ascariasis Masih Jadi Penyakit Endemis di Jabar, IDI Ingatkan Risiko pada Balita |
![]() |
---|
Balita di Sukabumi Tewas Akibat Cacingan, IDI Jabar Kritik Lemahnya Pengawasan Puskesmas & Posyandu |
![]() |
---|
Pimpin IDI Purwakarta, Rudi Komitmen Tingkatkan Profesionalisme Dokter dan Berdampak bagi Masyarakat |
![]() |
---|
Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Ajak Kuatkan Kolaborasi Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat |
![]() |
---|
Nasib Dokter Kandungan Cabul di Garut, IDI Siap Jatuhkan Sanksi Tegas Jika Terbukti Bersalah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.