Ratusan Penyandang Disabilitas Mental Kemah di Lembang Bandung Barat: Ada Kelas Memasak dan Melukis

Ratusan penyandang disabilitas mental mengikuti kegiatan kemah di Lembah Bougenville Villa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
Kemah Disabilitas di Lembang Bandung Barat untuk Tingkatkan kreativitas dan kemandirian. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Ratusan penyandang disabilitas mental mengikuti kegiatan kemah di Lembah Bougenville Villa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

 Sejumlah kegiatan yang gelar mulai dari kelas memasak hingga kegiatan luar ruang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan kemandirian penyandang disabilitas.

Fritz Denly (22), salah satu peserta kemah asal Kota Bandung, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena dapat bertemu dengan orang-orang baru.

Baca juga: Seribu Lebih Disabilitas Masuk DPT Pilkada Cimahi, Diharapkan Tak Cuma Salurkan Haknya

"Iya senang, bisa ketemu banyak teman-teman," kata Pria yang kerap disapa Denly itu saat ditemui di lokasi, Jumat (27/9/2024).

Adanya kelas memasak dah melukis menjadi tambahan semangat bagi Denly dalam mengikuti kegiatan bertajuk 'Camp For Disability Season 2, Disabilitas Mandiri dan Berkarya' tersebut.

Apalagi, Denly telah sering berlatih memasak hingga dapat menyajikan makanan khas Tiongkok, Siomay.

"Mau melukis (kelas melukis), terus cooking class juga saya senang. Soalnya saya sudah biasa masak siomay, dimsum, dan lumpia udang," jelas Denly.

Di lokasi yang sama, Ketua Pelaksana kegiatan, Hendra Rades Puluma mengatakan bahwa, kemah disabilitas tersebut akan digelar dua hari, 27-28 September 2024.

Baca juga: DPT Kota Cimahi Mencapai 419.974. Sebanyak 1.720 Diantaranya Pemilih Disabilitas

Sejumlah kegiatan mulai konseling gratis, smart parenting, workshop pouch painting, workshop cooking, workshop origami, hiking, hingga fun game akan diikuti oleh ratusan penyandang disabilitas yang bersal dari sejumlah organisasi dan komunitas tersebut.

"Outputnya tentu kita ingin melatih kemandirian, bersosialisasi, dan dapat mengekspersikan diri serta dukungan sosial berupa kegiatan bersifat rekreatif," kata Hendra.

Hendra mengungkapkan, pihaknya telah menggelar kegiatan serupa di tahun 2023. Kemah disabilitas kembali digelar di tahun ini dengan melibatkan lebih banyak peserta.

"Tahun kemarin lebih dari seratus, tahun 2024 ini ada sekitar 270 an, itu termasuk orang tua dan pendamping," ungkapnya.

Baca juga: Anak Disabilitas Melukis & Tanam Pohon di Kala Renjana Volume 2: Lukisannya DIpajang di Hutan Cikole

Hendra berharap kemah disabilitas ini dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, dan kreativitas para penyandang disabilitas mental. Menurutnya, perlu ketelatenan dan kedisiplinan yang tinggi agar aktivitas penyandang disabilitas lebih terarah dan stabil.

"Kegiatan rekreatif itu merupakan poin penting dalam memberikan energi kepercayaan diri bagi teman-teman disabilitas mental khususnya dan disabilitas pada umumnya dalam rangka mempelajari dan mencoba hal-hal baru salah satunya terkait keterampilan sosial dan komunikasi. Dukungan sosial ini tidak hanya datang dari keluarga sebagai unit terdekat tetapi juga dukungan dari teman sebaya, lingkungan, lembaga, praktisi," katanya. (*) 

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved