Melihat Lebih Dekat Permukiman Tepi Garis Sesar Lembang di Desa Karyawangi Bandung Barat

Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merupakan salah satu wilayah yang dilintasi garis Sesar Lembang.

|
tribunjabar.id / Rahmat Kurniawan
Hamparan lahan pertanian permukiman Warga RW 5 Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong yang dilalui garis Sesar Lembang. 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID BANDUNG BARAT - RW 5 Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu titik yang dilintasi garis Sesar Lembang.

Di titik tersebut, terdapat sebuah batu yang menonjol hingga permukiman warga yang menjadi tanda garis Sesar Lembang.

Pantauan Tribun Jabar, garis Sesar Lembang di Desa Karyawangi berada di bawah sebuah tebing dengan tinggi sekitar 100 meter. Selain hamparan tanah yang dijadikan lahan perkebunan dan Green House, terdapat pula puluhan rumah yang berdiri tepat di garis Sesar Lembang.

Sejumlah lembaga mulai dari Lembang Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang sekarang menjadi BRIN, Wanadri, hingga Institut Teknologi Bandung (ITB) telah melakukan penelitian garis Sesar Lembang di Desa Karyawangi, Parongpong, KBB. 

"Iya ini garis Sesar Lembang, pas banget di sini, kami sudah tahu dari dulu. Jadi hamparannya dari timur sampai ke sana (menunjuk ke permukiman)," kata Warga Karyawangi, saat ditemui, Selasa (26/8/2025).

Seonggok batu cadas yang bera
Seonggok batu cadas yang berada tepat di garis Sesar Lembang di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, KBB

Oki mengungkapkan, warga setempat telah mengetahui adanya garis Sesar Lembang. Keterbatasan lahan hingga sudah tinggal puluhan tahun membuat warga memilih untuk tetap bertahan di titik tersebut.

"Iya tahu, (tetap tinggal di sini) karena tidak ada lahan lain, dan memang sudah lama tinggal di sini juga," ujarnya.

Oki tak menampik jika dirinya dan warga setempat kerap diselimuti rasa khawatir saat adanya peningkatan aktivitas Sesar Lembang.

Apalagi, rentetan gempa yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir turut dirasakan oleh Oki.

"Cukup khawatir, karena gempanya kan bisa menjadi bencana besar. Betul terasa (gempa Sesar Lembang pertengahan Agustus," tuturnya.

Sejumlah sosialisasi hingga edukasi kebencanaan telah diterima oleh Oki dad warga setempat. Meski begitu, Oki berharap pemerintah terus meningkatkan sistem mitigasi dengan menghadirkan alat pendeteksi getaran gempa hingga mendirikan posko khusus kebencanaan.

"Sudah ada, seperti pelatihan pelatihan bagaimana saat terjadinya Sesar Lembang, harus kemana, terkait cara menyelamatkan dirilah. Iya harapannya ada alat pendeteksi ada posko, jadi sudah ada persiapan," tandasnya. 

WAWANCARA - Dadang Sudayat, Kades Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengkonfirmasi ada Garis Sesar Lembang yang melintasi sejumlah RT di wilayahnya
WAWANCARA - Dadang Sudayat, Kades Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengkonfirmasi ada Garis Sesar Lembang yang melintasi sejumlah RT di wilayahnya (Tribun Jabar/ Rahmat Kurniawan)

Mitigasi Bencana Sesar Lembang

Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merupakan salah satu wilayah yang dilintasi garis Sesar Lembang. Di garis tersebut, berdiri puluhan rumah warga.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved