Demo di Jawa Barat
20 Orang Diamankan usai Lakukan Vandalisme saat Demo di Bandung, Polisi Duga Aksi Ditunggangi Oknum
Sebanyak 20 orang diamankan dalam aksi unjuk rasa pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 20 orang diamankan dalam aksi unjuk rasa pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Mereka diduga terlibat dalam tindakan vandalisme di Kota Bandung yang terjadi hingga dini hari tadi. Hal itu disampaikan Kabid Humas Pola Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.
Menurutnya, puluhan orang itu ditahan dan didata. Pihak kepolisian pun memanggil orang tua mereka agar dibina.
Baca juga: Dedi Mulyadi Sempat Nyaris Diamuk Massa Diteriaki, Dilempari Botol Minum & Bambu, Kepala Terluka
“Para pelaku telah diamankan di Polda Jawa Barat untuk dilakukan pendataan. Selanjutnya akan dipanggil orang tua yang bersangkutan guna proses penyerahan setelah didata dan dilakukan pembinaan,” katanya, Sabtu (30/8/2025)
Hendra mengatakan, aksi yang berlangsung kemarin di sekitar lingkungan DPRD Jabar dan Gedung Sate, diduga ditunggangi oknum tertentu. Pasalnya, alih-alih menyampaikan aspirasi melalui sejumlah orasi, massa justru melakukan tindakan anarkis.
“Massa yang diduga ditunggangi oleh oknum tertentu tidak menyampaikan aspirasi melalui orasi, melainkan langsung melakukan aksi anarkis berupa pelemparan batu, pelemparan molotov, dan pengrusakan fasilitas umum,” ujarnya.
Di antara sejumlah kerusakan yang terjadi di sekitar titik aksi, satu bangunan aset MPR RI hangus ludes terbakar. Lanjutnya, hal serupa juga terjadi pada videotron di kantor DPRD Jabar, satu unit mobil dinas milik anggota Polri, serta dua unit sepeda motor.
Selain itu, kata Hendra, ditemukan kurang lebih 50 karung berisi batu serta sejumlah botol minuman keras yang dimodifikasi menjadi molotov di sekitar titik aksi.
“Hingga saat ini, aparat TNI-Polri tetap melaksanakan pengamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta menghindari tindakan represif. Meski demikian, tindakan tegas tetap akan diberikan terhadap setiap perbuatan anarkis yang menimbulkan kerusakan dan mengganggu ketertiban umum,” katanya.
Baca juga: Rumah Makan, Bank, hingga Fasilitas Publik Jadi Sasaran Amuk Massa saat Aksi Demo di Bandung
Hendra menjelaskan, Polda Jabar juga telah melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi dan menyiapkan langkah pengamanan atas adanya informasi demo susulan.
“Polda Jawa Barat berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan tidak melakukan tindakan anarkis yang merugikan kepentingan umum,” katanya.(*)
Dedi Mulyadi Datangi Rumah Makan yang Dibakar Massa, Bakal Bantu Biaya Perbaikannya |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Demo di Kantor DPRD Kabupaten Cirebon Ricuh, Massa Rusak Gedung dan Pos |
![]() |
---|
Rumah Makan, Bank, hingga Fasilitas Publik Jadi Sasaran Amuk Massa saat Aksi Demo di Bandung |
![]() |
---|
Demo di Depan Polresta Cirebon, Asap Membubung Tinggi: Polresta Harus Dengar Jeritan Kami |
![]() |
---|
Setelah Dibakar Massa, Gedung Aset MPR di Bandung Dijarah Warga, Ada yang Bawa Gerobak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.