Pusat Oleh-Oleh Ini Buka 24 Jam Jelang Lebaran, Keripik Tempe Banyak Dicari Pelanggan
Meskipun puasa baru memasuki minggu ke 2, namun antusiasme pembeli yang mulai berbelanja kue untuk disajikan saat Lebaran sudah mulai terlihat.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Kemal Setia Permana
Opik mengatakan penjualan kue kering hanya dilakukan setahun sekali karena peminatnya tinggi.
“Ada kue nastar, kue coklat, kue putri salju, dan aneka ragam kacang-kacangan. Disini menyediakan hingga 50 toples dan biasanya 2 bulan habis terjual,” ucapnya.
Opik mengatakan puncak pembelian oleh-oleh biasanya terjadi pada H-10 jelang lebaran.
Pembeli yang datang kebanyakan adalah orang luar Bandung yang bekerja dan membawa oleh-oleh ini ke kampung halamannya.
“Jelang Lebaran juga kami buka 24 jam nonstop karena pembeli ada saja yang datang jam berapa pun, ada yang jam 1 malam dan menjelang subuh pasti ramai,” ujarnya.
Opik mengatakan alasan tingginya minat pembeli untuk berbelanja oleh-oleh di Pasar Kosambi karena sudah dikenal sejak lama dan harganya terjangkau. (*)
Warga Bandung Mulai Mengecer Beli Beras, Harga Tak Kunjung Turun Walau Sudah Panen Raya |
![]() |
---|
Pedagang dan Warga Teriak Harga Beras Terus Naik Padahal Stok Melimpah, KTNA Ungkap Penyebabnya |
![]() |
---|
Kasino di Kosambi Bandung Berkedok Tempat Futsal: Warga Sebut Banyak Mobil Mewah Berdatangan |
![]() |
---|
Universitas Widyatama Dorong UMKM Keripik Tempe Perluas Pasar Hingga Internasional |
![]() |
---|
Pasar Kosambi jadi Favorit Warga Bandung Berburu Kue Kering Lebaran, Pedagang Berinovasi dengan Rasa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.