Universitas Widyatama Dorong UMKM Keripik Tempe Perluas Pasar Hingga Internasional

Universitas Widyatama melalui Program Studi Perdagangan Internasional menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar sektor UMKM

|
Editor: Siti Fatimah
Dok Universitas Widyatama
PENGABDIAN MASYARAKAT - Universitas Widyatama melalui Program Studi Perdagangan Internasional menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar sektor UMKM. Kegiatan ini menyasar PT. Agustira Sejahtera Berkah, sebuah UMKM asal Bandung yang memproduksi keripik tempe berkualitas premium, dengan misi memperluas pasar hingga ke ranah internasional. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam rangka merealisasikan salah satu pilar Tridharma Perguruan Tinggi, Universitas Widyatama melalui Program Studi Perdagangan Internasional menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menyasar sektor UMKM.

Kegiatan ini menyasar PT. Agustira Sejahtera Berkah, sebuah UMKM asal Bandung yang memproduksi keripik tempe berkualitas premium, dengan misi memperluas pasar hingga ke ranah internasional.

UMKM selama ini dikenal sebagai motor penggerak ekonomi Indonesia, menyumbang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta penciptaan lapangan kerja.

Namun, memasuki pasar global bukan perkara mudah. 

Masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami prosedur ekspor, belum memiliki sertifikasi produk internasional, dan kesulitan dalam menyusun strategi pemasaran digital yang efektif untuk buyer luar negeri.

Melihat tantangan tersebut, tim dosen dan mahasiswa dari Widyatama berinisiatif menjembatani kesenjangan tersebut melalui program pengabdian yang berlangsung selama tiga bulan.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah mendampingi PT. Agustira Sejahtera Berkah dalam menghadapi event dagang berskala internasional, Trade Expo Indonesia (TEI) 2024.

Kegiatan diawali dengan sesi identifikasi kebutuhan mitra.

Tim pengabdi melakukan kunjungan langsung ke lokasi produksi untuk memahami tantangan dan potensi. 

Salah satu hasil temuannya, mitra membutuhkan company profile dalam Bahasa Inggris yang menarik, konten digital yang kuat, serta simulasi persiapan dokumen ekspor.

Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdi menggelar berbagai pelatihan dan pendampingan.

Di antaranya, pelatihan penulisan company profile sesuai standar internasional, pembuatan e-katalog produk, dan strategi branding melalui media sosial.

Tak hanya itu, simulasi ekspor seperti penyusunan dokumen ekspor, penentuan HS Code, dan perizinan karantina pangan juga menjadi bagian penting dari kegiatan.

“Pendampingan ini sangat membantu kami dalam memahami tahapan ekspor dan bagaimana menampilkan produk secara profesional di hadapan buyer asing,” ujar perwakilan dari PT. Agustira Sejahtera Berkah.

 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved