Pusat Oleh-Oleh Ini Buka 24 Jam Jelang Lebaran, Keripik Tempe Banyak Dicari Pelanggan
Meskipun puasa baru memasuki minggu ke 2, namun antusiasme pembeli yang mulai berbelanja kue untuk disajikan saat Lebaran sudah mulai terlihat.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Suasana toko oleh-oleh keripik dan kue yang ada di Pasar Kosambi begitu ramai oleh pengunjung.
Meskipun puasa baru memasuki minggu ke 2, namun antusiasme pembeli yang mulai berbelanja kue untuk disajikan saat Lebaran sudah mulai terlihat.
Lokasi pusat toko oleh-oleh yang menjual berbagai keripik, kerupuk, kue kering, dan aneka camilan lainnya ini berada di area pintu masuk Pasar Kosambi.
Pembeli pun tidak perlu kebingungan mencari lokasinya karena di sepanjang area depan toko ini menghadirkan ragam kebutuhan yang bisa dibeli untuk oleh-oleh saat pulang kampung nanti.
Pusat toko oleh-oleh yang ada di Pasar Kosambi ini dikenal dengan keripik tempenya yang gurih dan disajikan selagi hangat.
Salah satunya adalah di toko Sindang Laris. Di sini, pengunjung yang datang, sebelum membeli, diperbolehkan mencoba tempe yang diproduksi sendiri.
Penjaga toko Sindang Laris, Opik (35), mengatakan tempe yang dijual disini memang berbeda dengan di tempat lain.
Baca juga: Sate Khas Senayan Hadir di Bandung, Tawarkan Beragam Menu Kuliner Otentik dengan Nuansa Baru
Baca juga: Sambut Momen Ramadan, Manajemen Hotel Santika Premiere Linggarjati Kuningan Hadirkan Menu Nusantara
“Tempenya memang beda karena ini produk sendiri, mulai dari bahan bakunya pun berbeda, tidak menggunakan tempe yang ada di pasaran, tetapi menggunakan tempe dari Malang,” kata Opik saat ditemui di tokonya, Rabu (27/3/2024).
Opik menjelaskan jika menggunakan tempe pasar, keripik tempe hanya bisa bertahan 2 minggu saja.
Berbeda dengan keripik tempe yang ada di tempatnya yang bisa bertahan 2 bulan dan kualitas rasanya yang terasa gurih dan manis.
Adapun harga dari tempe gurih manis ini pun cukup terjangkau yaitu dibanderol mulai dari Rp15 ribu saja untuk ukuran seperempat.
Selain tempe, camilan yang paling banyak dicari oleh pelanggan adalah sale pisang keju.
“Sale pisang keju banyak yang cari karena rasanya yang enak dan ringan sehingga isinya banyak. Satu kilonya dijual Rp70ribu,” ujarnya.

Menjelang Lebaran, toko oleh-oleh ini pun menjual berbagai kue kering yang diproduksi secara khusus.
Warga Bandung Mulai Mengecer Beli Beras, Harga Tak Kunjung Turun Walau Sudah Panen Raya |
![]() |
---|
Pedagang dan Warga Teriak Harga Beras Terus Naik Padahal Stok Melimpah, KTNA Ungkap Penyebabnya |
![]() |
---|
Kasino di Kosambi Bandung Berkedok Tempat Futsal: Warga Sebut Banyak Mobil Mewah Berdatangan |
![]() |
---|
Universitas Widyatama Dorong UMKM Keripik Tempe Perluas Pasar Hingga Internasional |
![]() |
---|
Pasar Kosambi jadi Favorit Warga Bandung Berburu Kue Kering Lebaran, Pedagang Berinovasi dengan Rasa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.