Senin, 18 Mei 2026

Berita Viral

Update Kasus Penemuan Mayat di Unpri Medan, Mahasiswa yang Diduga Buat Video Hoaks Dilaporkan

Sejumlah mahasiswa yang diduga membuat video hoaks penemuan mayat di dalam bak air lantai 9 Unpri Medan dilaporkan ke polisi.

Tayang:
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUN-MEDAN/TIKTOK @yuhuyy_09
Enam mahasiswa Unpri Medan memberikan klarifikasi terkait video viral penemuan diduga dua mayat di lantai 9 lingkungan kampus. 

Terkait penemuan mayat tersebut, pihak kampus mengklarifikasi bahwa itu adalah kadaver.

Begitu pula dengan pihak kepolisian yang menyatakan bahwa kadaver itu diperoleh secara legal.

Sebuah video memperlihatkan detik-detik ditemukannya dua mayat di bak air yang berada di Unpri Medan, Sumatra Utara, beredar viral.
Sebuah video memperlihatkan detik-detik ditemukannya dua mayat di bak air yang berada di Unpri Medan, Sumatra Utara, beredar viral. (Istimewa)

Kendati demikian, kasus ini belum berakhir dan polisi tetap memeriksa terkait adanya video viral penemuan mayat di dalam bak air berwarna biru.

Video Klarifikasi

Sebelumnya, beredar video klarifikasi dari sekelompok pria yang mengaku sebagai mahasiswa Unpri Medan.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @yuhuyy_09 pada Selasa (12/12/2023).

Salah seorang pria yang berdiri di tengah, mewakilkan teman-temannya memberikan pernyataan di depan kamera.

"Melalui video klarifikasi ini, kami mahasiswa Unpri menyatakan bahwasanya kami memohon maaf sebesar-besarnya atas penyebaran video yang tampak teman saya Heryanto," katanya di dalam unggahan tersebut.

Baca juga: Apa Itu Cadaver yang Viral Gara-gara Kasus Penemuan Mayat di Unpri, Ini Penjelasan Ahli Anatomi

Ia menjelaskan bahwa, rekaman video yang memperlihatkan dugaan adanya mayat di dalam bak air tersebut merupakan hoaks.

Katanya, isi di dalam bak air tersebut merupakan boneka dan bukan mayat manusia.

"Properti di dalam video tersebut merupakan manekin ataupun boneka bukan mayat. Video yang beredar merupakan hoaks, dan telah membuat keresahan dari banyak pihak beberapa waktu lalu," sebutnya.

Lebih lanjut, dia juga meminta maaf jika telah menyebarkan video tersebut yang membuat kehebohan di tengah masyarakat.

"Demikian pernyataan dan klarifikasi ini kami buat dengan sadar tanpa paksaan sebagai bentuk penyesalan terhadap tindakan yang kami lakukan," ucapnya.

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan, atas perhatian dan kelapangan nya kami sampaikan terimakasih," lanjutnya.

(Tribunjabar.id/Rheina Sukmawati) (Kompas.com/Rahmat Utomo)

Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.

Sumber: Kompas
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved