Anak Anggota DPR yang Habisi Perempuan Sukabumi Kuak Pemicu Pertengkaran Berujung Penghilangan Nyawa

Dini Sera Afrianti (29) terlibat cekcok dengan Gregorius Ronald Tannur (31) sebelum nyawanya hilang di tangan sang kekasih.

Editor: Giri
Kompas.com/Andhi Dwi
Anak DPR RI, Gregorius Ronald Tannur, saat rekonstruksi tewasnya wanita asal Sukabumi di Lenmarc Mall Surabaya. 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Dini Sera Afrianti (29) terlibat cekcok dengan Gregorius Ronald Tannur (31) sebelum nyawanya hilang di tangan sang kekasih.

Dini merupakan wanita asal Sukabumi.

Sedangkan Ronald yang merupakan pacarnya merupakan anak seorang anggora DPR RI.

Peristiwa nahas yang dialami perempuan beranak satu itu terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

Lisa Rahma, kuasa hukum Ronald, mengungkap percekcokan terjadi karena korban belum bersedia diajak pulang dari Blackhole, Lenmarc Mall Surabaya.

Lisa Rahma mengatakan, penyebab cekcok tersebut diungkapkan Ronald ketika berkomunikasi dengannya.

"Kalau saya mendengar keterangan dari Ronald bahwa pemicu dari pertengkaran itu adalah Ronald mengajak Dini pulang," kata Lisa ketika dihubungi melalui telepon, Jumat (13/10/2023).

Namun, korban ketika itu masih tidak bersedia diajak pulang oleh tersangka. Hingga akhirnya Ronald sempat berkata ingin meninggalkan Dini di tempat hiburan di Jalan Mayjen Jonosoewojo, Lakasantri, itu.

Baca juga: Keluarga Dini di Sukabumi Lega Anak Anggota DPR Itu Dijerat Pasal Pembunuhan, Berharap Dihukum Mati

"Jadi Ronald mengajak ini pulang, akan tetapi Dini masih belum mau. Lalu Ronald mengatakan kepada Dini, 'kalau kamu masih mau di sini ya kamu saya tinggal'," jelas Lisa menirukan ucapan Ronald.

Korban akhirnya menuruti permintaan tersangka untuk pulang ke Apartemen Orchad Tanglin, Pakuwon.

Namun, Dini masih meminta tersangka kembali ke room 7, dalam perjalanan menuju lift.

Kemudian, tersangka dan korban pun akhirnya terlibat cekcok selama berada di dalam lift, hingga di lantai dasar tempat parkir mobil Lenmarc Mall.

"Akhir cerita Dini ikut pulang, terjadilah perselisihan, percekcokan, menggerutu sampai masuk lift, turun lift gitu. Karena Dini masih belum mau pulang," ucapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono, mengatakan, cekcok antara keduanya itu diperburuk dengan kondisi pengaruh minuman keras yang ditenggak di room 7.

Baca juga: Kuasa Hukum Keluarga Dini Wanita Sukabumi Tegaskan Tak Ada Jalan Damai untuk Anak Anggota DPR RI

"Terkait sakit hati, karena ada cekcok, cekcok biasa karena yang bersangkutan (pelaku) masih terkontaminasi dengan alkohol," kata Hendro di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (11/10/2023).

Kemudian, Ronald mulai menganiaya korban ketika berada di lift menuju ke lantai dasar (basement).

Satu di antaranya dengan menendang Dini hingga tersungkur.

Tak hanya itu, Ronald lalu memukul korban menggunakan botol minuman keras yang dibawa dari Blackhole.

Dia melakukan pemukulan itu dua kali.

Baca juga: Pihak Ronald Datangi Keluarga Dini di Sukabumi, Mau Beri Santunan Tapi Larang Kasih Tahu Kuasa Hukum

Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut juga berusaha melukai korban ketika berada di basement.

Dia sengaja menginjak gas mobilnya saat korban masih duduk di lantai dan bersandar di pintu.

"Si pelaku melihat korban berada di sisi kendaraan yang sedang duduk. Namun (pelaku) memasuki di kemudi kendaraan, tidak ada kata 'awas' dari si pelaku," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Anak DPR soal Penyebab Cekcok yang Berujung Pembunuhan Pacarnya"

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved