Berita Viral

Viral Komisi XI DPR RI ke Sydney Australia saat Ramai Demo, Misbakhun Bantah Ikut Marathon

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun buka suara terkait viralnya agenda kunjungan kerja ke Sydney, Australia, di tengah ramainya demo.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribunnews.com/Endrapta
KUNJUNGAN KE AUSTRALIA - Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun buka suara terkait viralnya agenda kunjungan kerja ke Sydney, Australia, di tengah ramainya demo. 

TRIBUNJABAR.ID - Agenda kunjungan kerja Komisi XI DPR RI ke Sydney, Australia, di tengah ramainya demo menjadi sorotan viral di media sosial.

Belakangan ini, demo terjadi di berbagai wilayah di Indonesia sebagai bentuk solidaritas atas meninggalnya driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21) yang dilindas mobil taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8/2025).

Selain itu, demo juga menuntut adanya tindak lanjut dari para pemilik wewenang atas gejolak ekonomi dan politik yang terjadi.

Di tengah ramainya demonstrasi, agenda kunjungan kerja Komisi XI DPR RI ke Sydney, Australia, bocor.

Sebagai informasi, Komisi XI DPR RI adalah komisi yang memiliki ruang lingkup tugas di bidang keuangan, perencanaan pembangunan nasional, moneter, dan sektor jasa keuangan.

Dalam agenda yang beredar, Komisi XI DPR RI berangkat ke Australia sejak Selasa (26/8/2025) selama sepekan, sampai Senin (1/9/2025).

Mereka dijadwalkan melakukan berbagai aktivitas seperti mengunjungi KBRI di Canberra, bertemu dengan Auditor General Australia, mengunjungi tempat wisata Blue Mountain dan Scenic World & Echo Point, hingga menikmati acara marathon.

Selain itu, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun tercatat sebagai peserta TCS Marathon Sydney 2025. Namanya terdaftar sebagai peserta maraton dengan nomor 12132.

Baca juga: Pengamat Politik Minta Prabowo Tegas Sikapi Kerusuhan Demo Telan Korban Jiwa: Batalkan Tunjangan DPR

Lantas, bagaimana tanggapan Komisi XI DPR RI atas ramainya sorotan ini?

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, pihaknya ke Australia dalam rangka rapat dan kunjungan kerja bersama Panitia Kerja (Panja) Revisi Undang-Undang tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (RUU P2SK).

"Tidak ada agenda ke Sydney Marathon atau agenda lain selain rapat," kata Misbakhun, saat dihubungi awak media, pada Sabtu (30/8/2025), dikutip dari Kompas.com.

Misbakhun mengatakan, pihaknya menjalankan dinas luar negeri bersama mitra kerja Komisi XI seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kementerian Keuangan, Bank BNI, dan Bank BTN.

Kemudian, rombongan juga bertemu dengan Dubes RI di Sydney, mahasiswa LPDP, hingga Australia Payment Network (AusPayNett) dan Australian National Audit Office (ANAO).

Terkait namanya yang terdaftar sebagai peserta TCS Marathon Sydney 2025, Misbakhun mengaku hal itu tidak dibuat oleh pihaknya.

"Itu (agenda mengikuti maraton) dibuat bukan oleh pihak Sekretariat Komisi XI DPR RI," ujar Misbakhun. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved