Polemik Ponpes Al Zaytun
Soal Pembinaan Ribuan Santri Al Zaytun, Warga Indramayu Wanti-wanti Pemerintah Soal Makar Paham NII
Pemerintah bakal membina para santri dan guru di Ponpes Al Zaytun Indramayu setelah pimpinannya, Panji Gumilang terjerat kasus penistaan agama.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
M Sholihin menilai, pengentasan paham makar ini harus menjadi perhatian penuh pemerintah.
Baca juga: Ponpes Al Zaytun Indramayu Digeledah 6,5 Jam oleh Bareskrim Polri, Kapolres Indramayu Bilang Begini
Jangan sampai dugaan makar yang terafiliasi dengan NII itu masih tumbuh di dalam Al Zaytun.
Sebagai warga Indramayu, M Sholihin juga meminta kepada pemerintah pusat untuk melibatkan warga daerah dalam proses pembinaan.
Lanjut M Sholihin, Indramayu juga memiliki sejumlah tokoh dan pakar agama yang dinilai mempuni untuk membina ribuan santri Al Zaytun.
"Saya nilai mereka mampu membina santri agar kembali ke jalan yang benar. Namun cangkang-cangkang NII ini harus dikeluarkan dahulu," ucap dia. (*)
Baca juga: Mobil Milik Istri Panji Gumilang Digeledah Polisi Saat Hendak Keluar Ponpes Al Zaytun Indramayu
Al Zaytun
warga Indramayu
Forum Indramayu Menggugat
paham radikalisme
Negara Islam Indonesia (NII)
penistaan agama
Panji Gumilang
Mediasi Panji Gumilang dan Ridwan Kamil Buntu, Emil Siapkan Pengacara Baru, Panji Masih Ditahan |
![]() |
---|
HEBOH Video Ratusan Santri Sujud Syukur Lepas dari Sekapan di Ruang Bawah Tanah di Al Zaytun, Hoaks! |
![]() |
---|
Blak-blakan Mantan Pengikut Panji Gumilang, Pernah Mencuri untuk Infak: Ajarannya Jelas Sesat |
![]() |
---|
Momen Bahagia Eks Anggota NII Pengikut Panji Gumilang Usai Cabut Baiat, Teriak NKRI Harga Mati |
![]() |
---|
121 Anggota NII Pengikut Panji Gumilang Baiat-nya Dicabut, Sekarang Merdeka dan Kembali ke NKRI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.