Kamis, 9 April 2026

Ini Dia Alasan Minum Obat Lebih Baik Pakai Air Mineral

Ketika minum obat disarankan lebih baik menggunakan atau memakai air mineral atau air putih

https://www.freepik.com/free-photo/woman-taking-pills-copy-space_7595591.htm
ilustrasi minum obat. 

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Ketika sedang sakit dan harus mengonsumsi obat, cukup banyak pertanyaan kapan mulai  dari minuman yang tidak boleh dikonsumsi setelahnya atau makan dahulu sebelum minum obat.

Dalam program Tribun Health, Dosen STIKES Borromeus, apt.Yovita MercyaM.Si mengatakan jika obat itu sebenarnya diperbolehkan diminum tanpa air mineral.

"Ada beberapa obat yang minumnya pakai susu juga nggak masalah, seperti obat buat maag," ujar Yovita dalam program Tribun Health di Studio Tribun Jabar, Jalan Sekelimus Utara No 2-4, Rabu (26/1/2023).

Baca juga: Saat Buka Puasa Jangan Minum Air Dingin, Begini Cara Terapi Air Mineral Saat Puasa

Ia mengatakan ada alasan khusus ketika mengonsumsi obat akan lebih baik dengan air mineral karena teh memiliki kandungan kafein.

Ia mengatakan obat juga bisa dikonsumsi dengan air teh tetapi kandungan kafeinnya bisa merubah kandungan dan jika pasien punya penyakit jantung tentu harus menghindari kafein.

"Jadi lebih baik dengan air mineral yang aman saja dan bisa juga air hangat untuk mempercepat penyerapan," kata Yovita.

Ia juga menjelaskan alasan kenapa sebelum minum obat disarankan untuk makan terlebih dahulu.

Yovita mengatakan penyerapan yang baik itu justru saat perut dalam keadaan kosong sehingga terserap sempurna.

Baca juga: Pentingnya Jaga Kesehatan Saat Pandemi, Berikut Maanfaat Air Mineral Murni untuk Daya Tahan Tubuh

"Tapi beberapa obat itu kalau kosong  mengakibatkan iritasi pada lambung, bisa jadi maag. Biasanya obat anti nyeri mengiritasi lambung. Kalau jenis antibiotik ada yang bisa dikonsumsi sebelum  dan sesudah makan," kata dia.

Ketika sakit beberapa orang juga seringkali menambah dosis atau mengonsumsi obat berdasarkan rekomendasi teman.

Hal ini, kata Yovita sebenarnya tidak  diperkenankan karena dosis  untuk tubuh setiap orang berbeda-beda.

"Penting untuk tidak sembarangan minum obat dan tidak boleh juga mengatur sendiri harus berdasarkan anjuran dokter karena efeknya bisa saja ke organ lain jika tidak sesuai," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved