Dashsyatnya Bencana Banjir Rob Indramayu, Selain Rumah Warga Roboh, Objek Wisata pun Porak-poranda
Pantai Laut Eretan, yang berlokasi di Kecamatan Kandanghaur, bahkan hancur dengan sejumlah bangunan yang tinggal menyisakan puing-puingnya saja.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dashsyatnya terjangan banjir rob yang terjadi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, turut memorak-porandakan objek wisata.
Pantai Laut Eretan, yang berlokasi di Kecamatan Kandanghaur, bahkan hancur dengan sejumlah bangunan yang tinggal menyisakan puing-puingnya saja.
Kondisi ini membuat para pedagang di objek wisata hanya bisa gigit jari.
Harapan mendapat untung berlipat saat momen libur Tahun Baru 2023, mereka justru harus menelan kerugian yang tidak sedikit karena lapak usahanya hancur.
Baca juga: Bupati Indramayu Kunjungi Warga Terdampak Banjir Rob
"Sekarang kondisinya kayak gini, lagi ada ombak. Padahal biasanya ramai banyak pengunjung yang berwisata, tapi sekarang malah hancur," ujar salah seorang pedagang, Titin, kepada Tribuncirebon.com, Senin (2/1/2023).
Terpantau, sejumlah fasilitas mulai dari musala, kantor pengelola, hingga warung-warung pedagang di sana porak-poranda dihantam gelombang tinggi.
Jebolnya tanggul beton penahan ombak di lokasi itu membuat air laut yang pasang kian kuat menerjang bangunan apa saja yang ada di daratan.
Menurut Titin, bahkan sebelum bencana itu terjadi, gelombang tinggi tersebut memang sudah mulai tampak di lautan.
Hal ini pulalah yang membuat wisata pantai setempat sepi hingga akhirnya porak-poranda pada Sabtu (31/12/2022).
Para pedagang pun sangat berharap ada perhatian dari pemerintah menyikapi kondisi objek wisata setempat yang hancur.
Selain objek wisata, akibat terjangan banjir rob ini, sedikitnya dilaporkan 21 rumah warga roboh, 10 rumah rusak ringan, serta rusaknya fasilitas umum berupa masjid di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.
"Kami berharap ada perhatian dari pemerintah," ujar dia. (*)
Polisi Sekat Perbatasan di Indramayu Cegah Pelajar Berangkat Ikut Demo Buruh ke Jakarta |
![]() |
---|
Dedi Mulyadi Apresiasi Polres Indramayu karena Cepat Tangkap Pembunuh Putri Apriyani |
![]() |
---|
PLN Indramayu Wujudkan Harapan Baru Listrik Gratis Program Light Up The Dream di Momen HUT ke-80 RI |
![]() |
---|
Kemenkum Jabar Gelar Harmonisasi Dua Raperbup Indramayu Terkait Kerjasama Daerah dan Pertanian |
![]() |
---|
Peristiwa Pukul 05.04 Jadi Kunci, Toni Nilai Alvian Polisi Indramayu Memang Berencana Habisi Putri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.