UMK KBB 2023

Kawal Rekomendasi Kenaikan UMK 27 Persen Tak Berubah, Buruh Bandung Barat Akan Demo di Gedung Sate

Buruh dari Kabupaten Bandung Barat bakal demo di Gedung Sate untuk mengawal penetapan UMK tahun 2023 yang direkomendasikan Pemda KBB sebesar 27 perse

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Foto ilustrasi buruh di KBB. Buruh dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal demo di Gedung Sate untuk mengawal penetapan UMK tahun 2023 yang sudah direkomendasikan Pemda KBB sebesar 27 persen. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Buruh dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal demo di Gedung Sate untuk mengawal penetapan UMK tahun 2023 yang sudah direkomendasikan Pemda KBB sebesar 27 persen.

Dengan rekomendasi yang diajukan ke pihak Pemprov Jabar tersebut, maka jika disetujui UMK Bandung Barat yang asalnya hanya Rp 3.248.283,26 pada tahun 2022 bakal mengalami kenaikan menjadi Rp 4.125.675,67 pada tahun 2023 atau naik sekitar Rp 877.392,39.

Ketua FSPMI KBB, Dede Rahmat mengatakan, untuk memastikan rekomendasi kenaikan UMK KBB tahun 2023 tidak berubah di meja gubernur, ribuan buruh berencana akan turun ke jalan dengan kekuatan penuh.

"Kita akan kawal usulan ini agar tidak berubah, jadi selama dua hari kita akan demo di Gedung Sate pada 1-2 Desember 2022," ujarnya saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Buruh di Cimahi Demo, Tuntut Pemkot Rekomendasikan UMK 2023 Naik 12 Persen, Sesuai Survei Pasar

Atas hal tersebut, pihaknya meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak merubah rekomendasi kenaikan UMK KBB yang telah disampaikan oleh Pemda KBB berdasarkan hasil rapat pleno dewan pengupahan.

"Kita tidak mau usulan ini tiba-tiba berubah atau dikembalikan pihak provinsi agar direvisi, seperti penetapan UMK pada tahun sebelumnya," kata Dede.

Dia mengatakan, usulan tersebut sudah ditetapkan melalui rapat pleno dewan pengupahan, sehingga bakal menjadi percuma jika keputusannya tiba-tiba digugurkan.

Selain itu, kata Dede, penetapan kenaikan UMK KBB tahun 2023 sebesar 27 persen itu sudah berdasarkan survei kebutuhan hidup layak di tiga pasar yang ada di Bandung Barat.

"Dasarnya survei kebutuhan layak, jadi jangan diubah lagi, sebenarnya besaran upah itu hanya cukup bagi buruh untuk bertahan hidup saja," ucapnya.

Sementara kebutuhan lain seperti untuk pendidikan atau lainnya tidak dihitung.

Baca juga: Daftar 6 Daerah dengan UMK 2023 Lebih Dari Rp 4 Juta di Jawa Barat, Termasuk Bandung & Karawang

Karena itu, dengan melihat kondisi ini, kata Dede, minimal Pemrov Jabar mempertahankan angka kenaikan UMK itu atau jangan sampai berkurang. (*)

Silakan baca berita Tribunjabar.id lainnya di GoogleNews

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved