Kasus Ferdy Sambo

2 Mantan Anak Buah Ferdy Sambo Akan Dihadirkan Paksa di Persidangan, Hari Ini Kembali Mangkir

Sementara itu, kuasa hukum Hendra dan Agus, Henry Yosodiningrat meminta kepada para saksi untuk dihadirkan secara paksa pada persidangan selanjutnya.

Editor: Ravianto
HO/Kejaksaan Agung
Brigjen Hendra Kurniawan dan Kombes Agus Nurpatria tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua atau Brigadir J diperlihatkan ke wartawan saat diserahkan ke Kejaksaan Agung, Rabu (5/10/2022). Tiga saksi seharusnya diperiksa dalam persidangan perkara  perintangan penyidikan atau obstruction of justice pembunuhan Brigadir J atas terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Tiga saksi seharusnya diperiksa dalam persidangan perkara  perintangan penyidikan atau obstruction of justice pembunuhan Brigadir J atas terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.

Namun dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ketiga saksi yakni Ketua RT Komplek Polri Duren Tiga Jakarta Selatan Seno Soekarto dan dua mantan anak buah Ferdy Sambo bernama Agus dan Radite Hernawa kembali tidak hadir untuk yang kedua kalinya.

Untuk itu, Majelis Hakim kembali menunda persidangan Hendra dan Agus Nurpatria pada Kamis (1/12/2022).

"Ditunda persidangan berikutnya itu ditetapkan di hari Kamis, satu minggu ke depan, ya," kata Hakim Ketua Ahmad Suhel salam persidangan, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, kuasa hukum Hendra dan Agus, Henry Yosodiningrat meminta kepada para saksi untuk dihadirkan secara paksa pada persidangan selanjutnya.

Saksi yang akan dipanggil paksa adalah dua anggota Divisi Propam Polri bernama Agus dan Radite Hernawa.

Ferdy Sambo menjalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).
Ferdy Sambo menjalani sidang perdana sebagai terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). (tangkap layar YouTube PN Jakarta Selatan)

"Kalau panggilan, sudah dipanggil secara patut, sudah yang kedua kali kalau saya tidak salah, saya minta supaya panggilan paksa," minta Henry.

"Ya tadi sudah diusulkan, Penuntut Umum akan menghadirkan kedua saksi dimaksud tadi, bahkan tadi disampaikan juga akan menghadirkan secara paksa," jawab Hakim.

"Itu lah sebabnya kita akan dengarkan keterangan mereka pada persidangan selanjutnya," sambung Hakim.

Sementara itu untuk saksi Seno tidak akan dilakukan pemanggilan paksa karena kondisi kesehatan. Untuk itu, jaksa hanya membacakan hasil berita acara pemeriksaan (BAP) Seno di persidangan hari ini.

Diketahui, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan kembali menggelar sidang lanjutan dugaan perintangan penyidikan atau obstraction of justice kasus tewasnya Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamis (24/11/2022).

Adapun sidang untuk terdakwa Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Chuck Putranto, Irfan Widyanto dan Baiquni Wibowo itu masih beragendakan pemeriksaan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU).

"Betul, pemeriksaan saksi-saksi dari JPU," kata Pejabat Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto saat dikonfirmasi.

Djuyamto menyebut, sidang kali ini akan digelar di dua ruangan terpisah, untuk terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria akan digelar di ruang sidang utama sedangkan untuk Baiquni Wibowo, Irfan Widyanto dan Chuck Putranto akan digelar di ruang sidang tiga PN Jakarta Selatan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved