Polisi Diminta Jangan Kendor Hadapi Gerombolan Bermotor, Harus Berani Bertindak Tegas

Gerombolan bermotor yang beraksi di Jalan Riau, Kota Bandung, tidak hanya menganiaya korbannya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
hilman kamaludin/tribun jabar
Empat anggota geng motor yang melakukan aksi konvoi brutal di sepanjang Jalan Raya Jenderal Amir Machmud, Kota Cimahi sambil membawa senjata tajam ditangkap polisi, Jumat (28/10/2022) dini hari. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi harus berani menindak tegas, terhadap gerombolan bermotor yang bertindak kriminal dan meresahkan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kriminolog Universitas Islam Bandung (Unisba), Prof Nandang Sambas saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (5/11/2022). 

"Kalau memang kriminal, saya memandang Polisi jangan takut. Jangan karena ada kasus Sambo dan lain-lain, jadinya polisi sekarang lebih kendor, enggak usah," ujar Nandang. 

Seperti diketahui dalam beberapa pekan terakhir, aksi gerombolan bermotor yang meresahkan kembali marak terjadi di Kota Bandung. 

Tak cuma konvoi dan ugal-ugalan di jalan raya, gerombolan bermotor pun tak segan melakukan tindakan kriminal seperti penganiayaan hingga perampokan. 

Menurut Nandang, butuh ketegasan dari pihak kepolisian untuk memberantas aksi gerombolan bermotor agar Bandung sebagai Kota wisata, tetap aman dan nyaman.

Seorang remaja bernama Cecep (20) asal Perbawati, Sukabumi tewas setelah dikeroyok gerombolan bermotor di Jalan RA Kosasih, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/10/2022) dini hari.
Seorang remaja bernama Cecep (20) asal Perbawati, Sukabumi tewas setelah dikeroyok gerombolan bermotor di Jalan RA Kosasih, Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/10/2022) dini hari. (Dok Polres Sukabumi)

"Dalam hal tertentu, Polisi harus melakukan tindakan keras kepada masyarakat yang dipandang membahayakan orang lain," katanya.

Mengarah ke Kriminal

Gerombolan bermotor yang beraksi di Jalan Riau, Kota Bandung, tidak hanya menganiaya korbannya.

Baca juga: Polisi Tangkap Enam Anggota Gerombolan Bermotor di Bandung, Pelaku Penganiayaan di Gatot Subroto

Mereka juga merampok barang berharga milik korban yang berstatus mahasiswa.

Hal itu diungkapkan saudara korban berinisial FA (18) saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (31/10/2022). 

"Helm diambil, dompet diambil uangnya sekitar Rp 500 ribu, motor ditendangin," ujar FA. 

Korban pun, kata dia, mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan.

"Luka bacok di kepala lima jahitan, tangannya dislokasi," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved