TV Analog Mati

Di Pangandaran, Gambar TV Digital dan TV Analog Sama-sama Banyak Semutnya

Ia mengatakan, pengalihan TV analog ke TV digital di Pangandaran tidak efektif karena di sana tidak terdapat stasiun relai televisi.

Editor: Hermawan Aksan
TRIBUNJABAR.ID/PADNA
Wawan memperlihatkan kualitas gambar TV digital di Pos Ronda RT 12/03 Dusun Cibuluh 1, Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, Jumat (4/11/2022). 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pengalihan siaran televisi analog ke digital dengan menggunakan perangkat set top box (STB) ternyata tak membawa banyak perubahan di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Di Pangandaran, siaran televisi tetap saja buram. 

"Tetap gambar banyak semutnya," ujar Kabid Aptika Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pangandaran, Benny, Jumat (4/11/2022).

Ia mengatakan, pengalihan TV analog ke digital di Pangandaran tidak efektif karena di sana tidak terdapat stasiun relai televisi.

Baca juga: Siaran TV Analog Menghilang, Ibu-ibu Protes Gegara Kelewat Nonton Program Gosip Artis

"Kalau di Ciamis mah, pasang antena di atap genteng juga bagus soalnya ada relai di Tambaksari dan bisa diarahkan ke Cikuray, Garut. Tapi, kalau di Pangandaran mau ke mana? Ke Cilacap Jawa tengah juga tetap jelek," ujarnya.

Tanpa adanya relai, ujar Benny, warga pasti akan menjual kembali STB yang dibagikan secara gratis oleh pemerintah kepada mereka.

"Itu sudah pasti dijual karena buat apa dipakai juga enggak bisa," ujarnya.

Selama ini, untuk menangkap siaran televisi, warga Pangandaran umumnya menggunakan antena parabola.

"Tapi, pakai parabola juga kalau hujan gambarnya banyak semutnya. Enggak bersih dan kadang hilang gambarnya," ujarnya.

Menurut Benny, pembangunan stasiun relai adalah solusi untuk siaran televisi yang jernih di Pangandaran.

"Kalau sudah ada stasiun relai televisi mah pasti bagus gambarnya."

"Sekarang kan, boro-boro di daerah terpencil, di daerah perkotaan di Pangandaran juga tetap gambarnya tidak bersih," ujarnya.

Tidak jernihnya siaran televisi digital di Pangandaran juga diungkapkan Wawan, warga Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang.

"Kalau siang hari, sinyal di TV-nya jelek. Kalau malam, hanya beberapa channel yang ketangkap. Paling tiga sampai lima channel, padahal sudah pakai STB," ujar Wawan, kemarin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved