Simak Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Untuk penanganan lebih baik maka perlu diketahui cara deteksi dini penyakit jantung bawaan pada anak

kompas.com/Intisari-Online.com
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan pada struktur dan fungsi jantung yang didapat sejak anak masih berada di dalam kandungan.

Kelainan ini dapat terjadi pada dinding jantung, katup jantung, maupun pembuluh darah yang ada di dekat jantung.

Akibatnya, dapat terjadi gangguan aliran darah di dalam tubuh pasien; misalnya terjadi sumbatan aliran darah, atau darah mengalir ke jalur yang tidak semestinya

Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan bawaan yang paling sering ditemukan.

Angka kejadian PJB di Indonesia adalah 8 untuk setiap 1000 kelahiran hidup. Jika jumlah penduduk Indonesia 200 juta, dan angka kelahiran 2 persen, maka jumlah penderita PJB di Indonesia bertambah 32000 bayi setiap tahun.

Baca juga: Penyakit Jantung Masih Jadi penyakit Mematikan di Dunia, Bisa Dihindari Dengan Olahraga Teratur

Bahkan, data terbaru pada tahun 2021 menunjukkan bahwa sebanyak 80.928 bayi yang lahir dengan PJB setiap tahunnya di Indonesia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (P2PTM Kemenkes RI), dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes mengatakan penting bagi semua pihak untuk mulai mengadopsi gaya hidup sehat serta membiasakan deteksi dini untuk mencegah atau mengantisipasi penyakit jantung bawaan.

ilustrasi penyakit jantung
ilustrasi penyakit jantung (Kompas.com)

"Selain deteksi dini, hal yang bisa dilakukan pada perempuan yang sedang merencanakan kehamilan adalah cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin melakukan aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, serta kelola stres," kata dr Eva secara virtual, Jumat (39/9/2022).

Baca juga: Benarkah Minum Es Sirup Saat Buka Puasa Dapat Bahayakan Kesehatan Jantung? Ini Kata Dokter

Sementara itu, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Radityo Prakoso, Sp.JP(K), FIHA menjelaskan penyakit jantung bawaan merupakan kelainan bawaan yang paling sering ditemukan dan hingga saat ini, penyebab penyakit jantung bawaan belum diketahui secara pasti.

Gejala yang muncul pada pasien dengan penyakit jantung bawaan dan kapan gejala tersebut muncul sangatlah bervariasi, tergantung dari jenis penyakit jantung bawaan yang diderita.

"Gejala dapat muncul sesaat setelah lahir, pada masa bayi, atau bahkan pada saat dewasa," kata dokter Radityo.

Ia menjelaskan, gejala penyakit jantung bawaan dibagi menjadi dua yaitu sianotik (menunjukkan tanda kebiruan) dan asianotik (tidak menunjukkan tanda kebiruan).

Jantung manusia
Jantung manusia (Interesting Engineering)

Pada anak dengan penyakit jantung sianotik, biasanya saat menangis tanda kebiruan akan muncul pada bibir, lidah, dan kuku.

Sebaliknya, pada penyakit jantung bawaan asianotik, tidak ada gejala yang muncul, sehingga seringkali tidak disadari dan tidak terdiagnosis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved