Penyakit Jantung Masih Jadi penyakit Mematikan di Dunia, Bisa Dihindari Dengan Olahraga Teratur

Penyakit jantung seperti stroke dan serangan jantung jadi penyakit mematikan. Dapat dihindari dengan berolahraga teratur.

Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Peringatan hari jantung sedunia bakal jatuh pada 29 September. Yayasan jantung Indonesia (YJI) cabang Jabar menggelar even bertajuk Indonesia Heart Bike 2022 pada Minggu (25/9/2022) di sekitar Gedung Sate, Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) cabang Jabar gelar Indonesia Heart Bike 2022 sambut hari jantung sedunia yang jatuh pada 29 September 2022.

Kegiatan digelar pada Minggu (25/9/2022) di sekitar Gedung Sate, Kota Bandung.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia cabang Jabar, dr Komar Hanifi menyampaikan pihaknya memanfaatkan momen peringatan hari jantung sedunia dengan gelar Indonesia Heart Bike 2022.

"Kegiatan ini bagian dari edukasi mengurangi insiden penyakit jantung. Nah, bersepeda menjadi salahsatu olah gerak yang efektif meningkatkan kebugaran. Jika kebugaran meningkat, maka insiden penyakit jantung dapat dicegah sekaligus dikurangi," ujarnya.

Baca juga: Rayakan Hari Jantung Sedunia, Re.juve Lakukan Community Fun Run Bersama Indo Runners Bandung

Lembaga kesehatan dunia WHO mencatat penyakit kardiovaskular atau jantung sebagai penyebab nomor satu kematian di dunia.

Dari data yang dikumpulkan oleh WHO pada 2019, ada sebanyak 17,9 juta orang meninggal akibat jantung dan 85 persen di antarana disebabkan serangan jantung serta stroke.

"Secara nasional memang penyakit jantung ini ada di tiga besar penyakit penyebab kematian. Lalu, 16,3 persen pasien yang berada di ruang isolasi covid rumah sakit miliki penyakit bawaan atau komorbid berupa jantung," ucapnya.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular (Perki) Kota Bandung, dr Badai Bhatara Tiksnadi menambahkan konsep event olahraga yang diusung IHB untuk kesehatan jantung sangat baik.

"Jika olahraga yang dilakukan dengan intensitas kurang, maka manfaatnya pun kurang maksimal, dan olahraga yang dilakukan terlalu berat, maka akan membawa berbagai risiko bagi tubuh," ujarnya.

Lebih lanjut, dr Badai berharap peserta berlatih di zona tiga, di mana masyarakat lebih paham dan dapat menerapkan olahraga dengan baik dan benar.

Selanjutnya mendapatkan manfaatnya yaitu terhindar dari penyakit jantung atau serangan ulang, sehingga pravelansi dan derajat keparahan penyakit dapat berkurang.

"Itulah salah satu misi utama dari kami sebagai perhimpunan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah," katanya.

Menurut Ketua Panitia Indonesia Heart Bike 2022 Wilayah Jawa Barat, Sugiyana, event Indonesia Heart Bike 2022 ini bagian dari event Indonesia Heart Bike nasional yang juga diselenggarakan oleh Yayasan Jantung Sehat Indonesia Pusat untuk memperingati Hari Jantung Sedunia.

"Event gowes ini sudah dilaksanakan di Kota Makassar, Denpasar dan Malang. Bersamaan dengan pelaksaaan di Bandung, Kota Medan, Jakarta, Semarang dan Surabaya juga melakukan serupa. Kami melibatkan dari total 2000 peserta yang berpartisipasi mengikuti acara Indonesia Heart Bike 2022, Peserta yang mengikuti acara sepedanya ada 200 peserta," katanya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved