Rekonstruksi Kelainan Tulang Dada Bawaan
Tribunners, pernahkah Anda mendengar istilah Pectus Excavatum dan Pectus Carinatum atau Dada Burung, dimana kondisi tersebut adalah adanya kelainan tu
Penulis: Cipta Permana | Editor: bisnistribunjabar
Sekaligus, dapat mencegah terjadinya gangguan fungsi pernapasan atau sirkulasi, yang diakibatkan adanya penyempitan rongga dada, khususnya akibat tulang dada yang mencekung ke dalam.
"Pada proses rekonstruksi daerah dada, pasien akan diberikan bius umum/total, kemudian dilakukan modifikasi pada tulang yang alami kelainan, biasanya dilakukan pemasangan implant berupa plate dari bahan logam, untuk mengembalikan posisi tulang, ke bentuk senormal mungkin," ucapnya.
Tentunya, selama tindakan operasi disertai pemantauan ketat terhadap perkembangan kondisi organ paru-paru dan jantung pasien yang letaknya tepat di balik tulang dada.
Dirinya menambahkan, masa proses pemulihan pasien paska rekonstruksi, sangat bergantung pada usia berapa pasien menjalani rekonstruksi tersebut.
"Pada pasien anak-anak tentu proses pemulihan akan lebih cepat dan tingkat keberhasilan akan lebih tinggi dibandingkan orang dewasa, karena tulang anak lebih lentur dan lebih mudah di bentuk daripada tulang orang dewasa," katanya.
Untuk konsultasi pasien, dr. Euis memiliki jadwal praktek di Rumah Sakit Santosa Central Bandung, setiap hari Kamis. (Cipta Permana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/2Santosa-Hospital-Bandung-Central.jpg)